Peran 4 Teroris yang Ditangkap di Batam, Perekrut hingga Koordinator Daerah JI

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas kepolisian berusaha melumpuhkan seorang terduga teroris saat simulasi pengamanan kegiatan internasional di Nusa Dua, Bali, Selasa (15/3/2022). Foto: Fikri Yusuf/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Petugas kepolisian berusaha melumpuhkan seorang terduga teroris saat simulasi pengamanan kegiatan internasional di Nusa Dua, Bali, Selasa (15/3/2022). Foto: Fikri Yusuf/ANTARA FOTO

Densus 88 menangkap 4 anggota teroris kelompok Jemaah Islamiyah (JI) di Batam, Kepulauan Riau, Rabu (16/3). Penangkapan itu bagian dari rangkaian operasi di sejumlah daerah.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, keempat teroris tersebut memiliki peran dalam menjalankan organisasi JI. Layaknya organisasi, mereka memiliki perekrut hingga pembina.

"Menjadi pembina dan merekrut anggota Jemaah Islamiyah di Batam," kata Ramadhan lewat keterangannya, Kamis (17/3).

kumparan post embed

Ramadhan menyebut, teroris yang menjadi perekrut sekaligus dewan pembina yakni berinisial DS. Sedangkan tersangka MS sebagai Qoid Koordinator Daerah (Korda) JI, AS sebagai penyaring calon kader JI, dan terakhir AR sebagai pembina pimpinan JI Batam.

"Sedangkan tersangka AR termasuk ke dalam struktur kepengurusan Jemaah Islamiyah Batam sebagai pembina di bawah pimpinan Mujahid yang merupakan Qoid Korda Batam," ujar Ramadhan menyebut nama salah satu tersangka.

Personel kepolisian bersenjata berjaga saat tim Densus 88 Antiteror melakukan penggeledahan di bekas markas Front Pembela Islam (FPI), Petamburan, Jakarta, Selasa (27/4). Foto: Aprillio Akbar/ANTARA FOTO

Ramadhan menuturkan, para anggota JI kerap melakukan pertemuan di Batam. Salah satu pertemuan terbesar terjadi pada 2014 lalu. Namun, tak dijelaskan isi pertemuan itu dan tujuan mereka. Dia juga tak menjelaskan profesi para teroris tersebut.

"Pada sekitar akhir tahun 2014 Ikut menghadiri pertemuan di Batam dengan tujuan untuk bertemu anggota Jemaah Islamiyah daerah Batam," tutup Ramadhan.