Perbaikan Makam Salib yang Dirusak Akan Ditanggung Kalurahan Baturetno Bantul

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Lurah Baturetno, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, Sarjoko (kanan). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Lurah Baturetno, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, Sarjoko (kanan). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Kalurahan Baturetno akan menanggung biaya perbaikan makam salib yang dirusak oleh orang tak dikenal di makam umum Ngentak, Baturetno, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul.

"Nanti kita koordinasikan, apabila nanti data yang ada di sini yang dirusak nanti komunikasikan ke keluarga kita perbaiki seperti semula," kata Lurah Baturetno Sarjoko di lokasi makam, Senin (19/5).

"Sebagai pertanggungjawaban pengurus makam dan sebagai toleransi bagi umat beragama," tambahnya.

Untuk perbaikan nanti menunggu komunikasi keluarga atau ahli waris.

"Nanti diperbaiki melalui pengurus makam atau Pokgiat. (Kalurahan) siap," tuturnya.

Ke depannya, kalurahan juga akan memasang CCTV di sekitar makam. "Kalau ada kejadian biar lebih teratasi," katanya.

Kondisi nisan salib yang dirusak oleh orang tak dikenal di pemakaman umum (TPU) Ngentak, Baturetno, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, Senin (19/5/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Sebelumnya, polisi masih mencari pelaku perusakan 10 nisan salib di makam umum Ngentak, Baturetno, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul. Pihak ahli waris pun telah resmi melaporkan kasus ini ke polisi.

"Langkah-langkahnya kami sedang mencari CCTV. Karena sekitar ini ada sekolahan, ada warga, dan sebagainya," kata Kepala Seksi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, di lokasi, Senin (19/5).

Kondisi nisan salib yang dirusak oleh orang tak dikenal di pemakaman umum (TPU) Ngentak, Baturetno, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, Senin (19/5/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Jeffry mengatakan dari CCTV itu nanti polisi akan melakukan pendalaman untuk menemukan pelakunya.

"Di sini dilihat dari bentuk nisannya yang bentuk salib, ini (makam) non Muslim," bebernya.

Lanjutnya, sudah ada 3 saksi yang diperiksa dari kasus ini.

"Saksi sementara baru 3. Pertama dari orang pertama yang mengetahui yang dia sedang bersih-bersih. Kedua penjaga makam dan sisanya orang-orang sekitar," bebernya.