Perintah Ferdy Sambo ke Bharada E: Woy, Kamu Tembak, Kau Tembak Cepat!

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Irjen Ferdy Sambo saat rekonstruksi di rumah dinasnya, di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2022). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Irjen Ferdy Sambo saat rekonstruksi di rumah dinasnya, di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2022). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Polri merilis video animasi reka adegan sesaat sebelum Ferdy Sambo dan ajudannya menembak mati Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat. Reka adegan ini sesuai dengan keterangan yang diberikan oleh Bharada E alias Richard Eliezer.

Dalam video berdurasi 2 menit 05 detik tersebut, terlihat Ferdy Sambo memerintahkan Richard Eliezer untuk menembak Yosua.

"Woy, kamu tembak, kau tembak cepat. Cepat woy kau tembak!" perintah Sambo ke Richard Eliezer, seperti yang dilihat kumparan di channel YouTube Polri TV, Rabu (31/8).

Kejadian ini juga sudah diberitakan dalam lipsus kumparanplus tanggal 15 Agustus 2022 berjudul Balik Kanan Bharada Eliezer. Di sana diceritakan, sambil memejamkan mata, Richard Eliezer menarik pelatuk dan melepas tembakan ke arah Brigadir Yosua begitu teriakan Irjen Ferdy Sambo memasuki gendang telinganya—“Tembak, woi. Tembak! Tembak!!”

embed from external kumparan

Mendengar perintah tersebut, Richard kemudian mengeluarkan tembakan sebanyak 3-4 kali hingga Yosua tersungkur dan tewas di samping tangga depan gudang.

Setelah itu Ferdy Sambo ikut menembak ke arah Yosua hingga mengenai kepala bagian belakang. Tidak dijelaskan berapa kali Ferdy Sambo menembak jasad Yosua yang telah terkapar itu.

video youtube embed

Tak hanya menembak Yosua, Ferdy Sambo juga mengarahkan tembakan ke arah tembok, tangga, dan lemari, untuk mengelabui seolah-olah terjadi baku tembak. Diketahui sebelum menembak, Ferdy Sambo telah menggunakan sarung tangan hitam terlebih dahulu.

Rekonstruksi kasus pembunuhan berencana ini telah dilaksanakan pada Selasa (30/8) di 3 lokasi berbeda. Ada 78 adegan yang diperagakan selama 7,5 jam.

Video yang dirilis Polri ini sama dengan kronologi dan rekonstruksi versi Bharada Richard Eliezer yang diperagakan, Selasa (30/8) di rumah dinas Duren Tiga.

Saat itu, Richard memerankan dirinya, dan Sambo digantikan oleh peran pengganti. Richard lebih dulu menembak Yosua yang sudah dalam kondisi setengah menunduk seperti meminta ampun.

Infografik Cuci Tangan Irjen Sambo. Foto: kumparan

Setelah Richard menembak, Sambo mendekat lalu menembak Yosua yang sudah tersungkur bersimbah darah. Sambo lalu melanjutkan tembakan ke arah dinding rumah.

Sedangkan, dalam rekonstruksi, Sambo juga memerankan adegan sesuai dengan keterangan yang diyakininya.

Saat itu, Sambo memerankan dirinya sendiri, sedangkan Richard diperankan peran pengganti.

Adegan dilanjutkan dengan Richard menembak Yosua sampai akhirnya tersungkur di depan tangga. Sambo lalu menghampiri Yosua, mengambil senjata HS-9 Yosua dan menembakkan senjata itu ke dinding agar terkesan ada tembak menembak.