Pertemuan Menteri ASEAN, RI Singgung Aplikasi Keanggotaan Timor Leste

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (tengah) usai mengikuti rangkaian agenda pertemuan tingkat Menteri ASEAN ke-52 di Bangkok. Foto: Nadia Riso/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (tengah) usai mengikuti rangkaian agenda pertemuan tingkat Menteri ASEAN ke-52 di Bangkok. Foto: Nadia Riso/kumparan

Indonesia kembali menyinggung soal aplikasi keanggotaan Timor Leste di ASEAN. Hal ini dibahas dalam Plenary Session di Pertemuan Tingkat Menteri ASEAN ke-52 di Bangkok, Thailand.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi kembali menegaskan dukungan pemerintah Indonesia terhadap Timor Leste untuk bisa masuk dalam keanggotaan ASEAN.

"Dukungan Indonesia untuk Timor Leste yang sudah mengaplikasikan sebagai negara anggota ASEAN dan dukungan ini bukan baru diberikan Indonesia," kata Retno di Thailand, Rabu (31/7).

"Sejak awal Indonesia sudah menyampaikan dukungannya dan tadi pada saat plenary, saya sampaikan lagi dukungan Indonesia kepada Timor Leste," lanjutnya.

Para Menteri Luar Negeri dari negara ASEAN melakukan sesi foto bersama. Foto: dok. Sekretariat ASEAN

Pada kesempatan yang sama, Wakil Tetap Indonesia untuk ASEAN Ade Padmo Sarwono mengatakan, dalam waktu dekat akan diadakan pertemuan dengan Presiden hingga Menteri Keuangan Timor Leste terkait pengajuan keanggotaan di organisasi multilateral Asia Tenggara itu.

"Nanti bulan September akan diadakan pertemuan dan akan dipimpin SOM Thailand dan akan melakukan dialog dengan Presiden, Perdana Menteri, Ketua Parlementer Timor Leste dan pejabat-pejabat Timor Leste yang terkait seperti Menlu, Menhan, dan Menteri Keuangan. Nanti di situ juga memperoleh informasi lebih jauh. Kita juga konfirmasi dengan World Bank," kata Ade.

Keinginan Timor Leste menjadi anggota ASEAN ke-11 sudah lama dicita-citakan. Timor Leste telah melewati studi terkait politik, sosial, ekonomi mengenai apakah mereka layak menjadi anggota ASEAN atau tidak.

Meski demikian, belum bisa dipastikan kapan pengumuman diterima atau ditolaknya Timor Leste disampaikan. Sebab, ASEAN hingga kini masih memberlakukan moratorium anggota baru.