Pesan Terakhir Siswa yang Loncat dari Flyover Pasupati: Segala Dipendam Sendiri

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Catatan Redaksi: Bunuh diri bukan jalan keluar persoalan kehidupan, segera cari pertolongan atau klik www.healing119.id.

Warga beraktivitas di permukiman padat di bawah Jembatan Pasupati, Bandung, Jawa Barat, Selasa (22/2/2022). Foto: Raisan Al Farisi/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Warga beraktivitas di permukiman padat di bawah Jembatan Pasupati, Bandung, Jawa Barat, Selasa (22/2/2022). Foto: Raisan Al Farisi/ANTARA FOTO

Korban bunuh diri di Flyover Pasupati, Kota Bandung, Selasa (10/2), berinisial RM, meninggalkan pesan terakhir kepada keluarganya yang menggambarkan beban batin mendalam yang selama ini ia simpan sendiri.

RM menyebut dirinya telah lama memendam persoalan tanpa mampu mengungkapkannya kepada orang terdekat.

Dalam pesannya, RM menuliskan penyesalan dan kelelahan yang dirasakannya. Ia menyebut dirinya tak lagi kuat menghadapi tekanan hidup, meski menyadari orang-orang di sekitarnya juga memiliki beban yang lebih berat.

“Saya udah gak pantas disebut laki-laki sejati, pengecut, segalanya dipendam sendiri,” tulis RM.

RM juga mengungkapkan pergulatan batin yang ia alami. Ia merasa telah berusaha menjalani hidup dengan harapan dapat membahagiakan orang tuanya, terutama sang ibu.

Namun, harapan itu berujung pada rasa kecewa terhadap diri sendiri karena merasa gagal memenuhi ekspektasi keluarga.

Dalam pesan tersebut, RM menegaskan bahwa keputusan yang diambilnya bukan disebabkan oleh kesalahan keluarga. Ia meminta agar sang ibu, kakak, dan kerabat tidak menyalahkan diri mereka.

“Mamah, Aa, Teteh, Om gak ada salah sama saya,” tulisnya, seraya menyampaikan terima kasih atas kasih sayang dan pengorbanan yang telah ia terima sejak kecil.

Kata Polisi

Jembatan Layang Pasupati terlihat dari Jalan Cihampelas, Bandung, Jawa Barat. Foto: Raisan Al Farisi/ANTARA FOTO

Kanit Reskrim Polsek Bandung Wetan, Iptu Mulyadi, menuturkan bahwa peristiwa ini masih diusut sehingga polisi belum bisa menyampaikan detail lebih jauh.

"Karena kami saat ini masih proses penyelidikan, jadi kami belum bisa menjelaskan terkait motif dari korban yang melompat di Flyover Pasupati kemarin," ujarnya, Rabu (11/2).