Pesawat Pribadi Hilang Misterius di Segitiga Bermuda

Sebuah pesawat pribadi yang membawa lima orang penumpang hilang misterius di Segitiga Bermuda, perairan antara Florida, Amerika Serikat, dan Puerto Rico.
Diberitakan The Independent, pesawat kecil bermesin ganda jenis MU-2B hilang dari radar menara pengawas di Miami pada Senin lalu (15/5). Pesawat tersebut dalam penerbangan dari Puerto Rico ke Titusville, Florida.
Pesawat itu hilang dari radar di ketinggian 24 ribu kaki di atas timur pulau Eleuthera, yang masuk dalam wilayah Segitiga Bermuda. Padahal menurut penyidik, cuaca saat itu sangat cerah.
"Tidak ada indikasi cuaca buruk saat itu," kata Ryan Kelly, polisi pantai Florida.
Baca juga: "Salt Water Challenge", Minum Air Garam Demi Solidaritas Palestina

Pesawat itu diketahui ditumpangi oleh lima orang, yaitu pilot Nathan Ulrich, 52, Jennifer Blumin, 40, dan kedua anaknya yang berusia tiga dan empat tahun.
Blumin adalah pendiri dan CEO Skylight Group, perusahaan mode di New York City. Perusahaan itu telah mengeluarkan pernyataan soal hilangnya Blumin.
Baca juga: Kombinasi Mematikan: Soft Drink, Energy Drink, dan Kopi
Dalam pencarian, Kelly mengatakan, tim SAR menemukan puing-puing dan jejak minyak. Namun belum diketahui apakah itu berasal dari pesawat Blumin.
Kasus kali ini menambah panjang daftar pesawat hilang di Segitiga Bermuda atau yang mendapat julukan "Segitiga Setan". Banyak kapal atau pesawat yang hilang atau rusak misterius di gugusan ini.
Berbagai teori mewarnai insiden di Segitiga Bermuda. Mulai dari medan magnet bumi, aktivitas paranormal, hingga keberadaan alien.
Namun Segitiga Bermuda saat ini masih menjadi daerah dengan lalu lintas kapal dan pesawat terpadat di dunia. Ini adalah jalur pelayaran penting bagi kapal dagang menuju pelabuhan Amerika, Eropa dan Kepulauan Karibia.
