News
·
30 Januari 2020 17:35

Petinggi King Of The King di Kutai Timur, Kaltim, Ditangkap

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Petinggi King Of The King di Kutai Timur, Kaltim, Ditangkap (429175)
searchPerbesar
Poster kerajaan fiktif 'King of The King' menghiasi sudut terminal Poris Plawad pada Senin (27/1). Foto: kumparan
Polisi menangkap dua petinggi King of The King di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur. Kasat Reskrim Polres Kutim AKP Ferry Putra Samodra mengatakan dua petinggi King of The King di Kutai Timur yang ditangkap itu berinisial BU dan Z.
ADVERTISEMENT
"Keduanya bertugas mencari dan mengumpulkan anggota King of The King dengan setoran pendaftaran sebesar Rp 2 juta sampai Rp 3 juta," kata Ferry, dalam keterangannya, Kamis (30/1).
Ferry mengatakan BU perannya adalah sebagai Ketua Indonesia Mercusuar Dunia (IMD) untuk wilayah Kutai Timur. IMD ini adalah nama lain dari King of The King. Sedangkan Z perannya adalah koordinator IMD di wilayah Kutai Timur juga.
Menurut Ferry, duit setoran dari warga yang diminta BU dan Z itu ditransfer ke rekening Dony Pedro. Dony Pedro sebelumnya disebut maharaja dari King of The King dan kini masih diburu.
"Mereka modus penipuan karena memungut pendaftaran anggota sebesar Rp 2 juga sampai Rp 3 juta. Kemudian dijanjikan uang Rp 3 miliar sebagai gantinya," kata Ferry.
ADVERTISEMENT
Ferry mengatakan ada 20 orang pengikut IMD di Kutai Timur.
King of The King sebelumnya membuat heboh warga Tangerang, Banten. Spanduk King of The King muncul di depan terminal Poris Plawad, Tangerang.
Selain di Tangerang, spanduk King of The King juga mengemuka di Nganjuk, Jawa Timur. Polisi mengamankan sejumlah barang bukti setelah mengamankan puluhan pengikut King of The King di Nganjuk.
Di antaranya adalah surat bank garansi senilai USD 2 miliar yang tertulis dari Amro-Bank dengan cap Swisse Bank. Di dalam surat itu tertulis nama Dony Pedro yang sebelumnya disebut sebagai Raja dari segala Raja.