Pimpinan DPR: Lebih Baik Urus BPJS dan Corona daripada WNI Eks ISIS

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang penjaga melihat CCTV  di penjara Kota Hasakeh, Suriah. Foto: AFP/FADEL SENNA
zoom-in-whitePerbesar
Seorang penjaga melihat CCTV di penjara Kota Hasakeh, Suriah. Foto: AFP/FADEL SENNA

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad ikut bersuara soal polemik pemulangan 600 WNI eks ISIS di Suriah. Menurut Dasco, lebih baik Presiden Jokowi fokus urusan dalam negeri terkait cegah wabah corona juga urusan BPJS.

"Bagaimana mencegah virus corona yang sekarang ini sudah merebak di mana-mana dan masih juga tuntutan sebagian rakyat kecil yang minta penurunan BPJS, itu yang paling penting menurut saya," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/2).

kumparan post embed

Wakil Ketua Umum Gerindra itu mengatakan, pemerintah hingga saat ini belum berkomunikasi dengan DPR terkait rencana memulangkan atau tidak ratusan eks kombatan ISIS itu.

"Ya saya pikir kan itu wacana dari pemerintah, sementara pemerintah juga belum menginformasikan apa-apa kepada DPR RI dan untuk pemulangan orang Indonesia yang soal ISIS itu," tuturnya.

Soal opsi yang dipulangkan hanya anak atau istrinya saja karena dianggap korban bapaknya, juga tidak bisa sembarangan. Mereka dinilai terpapar paham ISIS.

"Kalau soal keluarga yaitu juga perlu kajian yang mendalam karena kita tahu bahwa biasanya yang direkrut itu kan bukan cuma kepala keluarga termasuk keluarganya, juga biasanya sudah direkrut dan juga kemudian mengalami pelatihan-pelatihan yang kita juga harus mengkaji lebih dalam," pungkasnya.