Pimpinan DPR Soroti Rentetan KKB Serang Warga Sipil di Papua: Harus Mitigasi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Kamis (17/9/2026). Foto: Joakhim Tharob/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Kamis (17/9/2026). Foto: Joakhim Tharob/kumparan

Pimpinan DPR RI mendesak TNI dan Polri memperketat strategi pengamanan serta mitigasi risiko di wilayah rawan Papua.

Desakan ini merespons rentetan serangan dan teror bersenjata yang menyasar warga sipil di Papua belakangan ini.

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan, Komisi I DPR RI yang membidangi urusan pertahanan dan keamanan terus memantau perkembangan situasi bersama jajaran aparat di lapangan.

“Dari kemarin Komisi I bersama ini kan sudah Polri dan TNI yang yang menangani di di kawasan apalagi seperti Papua ini ya,” ujar Cucun saat ditemui usai menghadiri kegiatan di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (17/9).

Evakuasi sopir travel yang ditembak dan dibakar KKB di Nduga, Papua. Foto: Puspen TNI

Soroti Serangan terhadap Warga Sipil

Cucun menyoroti penyerangan yang menyasar masyarakat sipil, mulai dari aparatur sipil negara (ASN) hingga pengemudi angkutan umum beserta keluarganya.

Menurut Cucun, aparat terpadu harus memiliki pola penindakan yang tanggap sekaligus preventif, bukan sekadar merespons setelah jatuhnya korban jiwa.

instagram embed

Ia mengingatkan agar otoritas keamanan tidak terkesan pasif dalam melindungi keselamatan warga di Papua.

“Kita minta betul-betul melakukan satu mitigasi untuk antisipasi, jangan sampai ada pengulangan kejadian-kejadian seperti itu yang ya seolah-olah kita tidak punya daya defensif untuk penanganan menghadapi kelompok-kelompok apa, kriminal bersenjata ini,” tegas Cucun.

Evakuasi sopir travel yang ditembak dan dibakar KKB di Nduga, Papua. Foto: Puspen TNI

Korban KKB

Sebelumnya KKB kembali melakukan aksi pembunuhan terhadap warga sipil di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan. Korbannya adalah seorang sopir travel bernama Aris Sanda, warga perantau asal Toraja, Sulawesi Selatan.

Sebelum dieksekusi, korban sempat dipaksa membuat video pernyataan yang mendukung aksi kelompok bersenjata tersebut.

Setelah dipaksa membuat pernyataan, Aris ditembak mati lalu jasadnya dibakar bersama dengan mobil kendaraan travel miliknya. Korban selama ini dikenal sering membantu mengangkut logistik serta membawa mama-mama Papua yang hendak berjualan ke kota.

3 staf Dinas Pertanian Jayawijaya meninggal akibat ditembak KKB, September 2026. Foto: IG/@bknkanreg14

KKB juga menyerang 3 pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya di Distrik Muliama, Jayawijaya, Papua Pegunungan, Rabu (9/9). Polisi menduga kelompok yang menyerang mereka ialah KKB wilayah Nduga.

Ketiga korban masing-masing berinisial Wili Mbuik (24/P), Aprida Rapi (49/P), dan drh. Alfonsius Albinus Mehan (35/L).

Almarhumah Wili Mbuik korban penembakan KKB. Foto: Dok. Keluarga

Wili Mbuik mengalami luka tembak di pinggang kanan dan meninggal setelah sempat mendapat penanganan di RSUD Wamena. Sementara dua korban lainnya meninggal di lokasi kejadian.

Mereka diserang KKB saat membagikan bantuan pangan dan bibit ternak kepada masyarakat.