Pimpinan Komisi IX: Pemda Kadang Mainkan Angka COVID-19, Khawatir PPKM Level 4

7 Agustus 2021 18:14
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Pimpinan Komisi IX: Pemda Kadang Mainkan Angka COVID-19, Khawatir PPKM Level 4 (145645)
searchPerbesar
Suasana sepi di salah satu sudut kota saat PPKM Darurat di Kota Madiun, Jawa Timur, Minggu (11/7/2021). Foto: Siswowidodo/ANTARA FOTO
Wakil Ketua Komisi IX DPR Melki Laka Lena menyoroti Pemerintah Daerah yang tidak terbuka terkait data kasus COVID-19. Hal ini, kata Melki, sempat dikeluhkan oleh Menkes Budi Gunadi Sadikin.
ADVERTISEMENT
Apalagi, di masa penerapan PPKM berdasarkan level, keterbukaan kasus dibutuhkan untuk menentukan kebijakan yang sesuai di masing-masing daerah.
"Kalau melihat kondisi saat ini di mana parameternya itu kan sudah sama-sama tahu, semua pihak tahu parameter apa yang diberikan untuk setiap status. Kedua, ketika dia ada pada status seperti yang kemudian terekam dari berbagai data, dia ada di level mana," kata Melki dalam diskusi ILUNI, Sabtu (7/8).
"Di titik inilah kadang-kadang Menkes sering bilang dengan kami juga di komisi IX, kata Menkes begini gara-gara kita membuat semacam ini, dia punya gambarannya kadang-kadang daerah tuh nakal," lanjut dia.
Pimpinan Komisi IX: Pemda Kadang Mainkan Angka COVID-19, Khawatir PPKM Level 4 (145646)
searchPerbesar
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena. Foto: DPR RI
Politikus Golkar ini pun menduga permainan data ini ialah untuk membuat sebuah daerah seolah berada di zona hijau atau oranye.
ADVERTISEMENT
"Angka-angka yang dibuat kepala daerah sehingga daerah itu memang dia masih tanda kutip hijau atau maksimal oranye," ucapnya.
Menurut Melki, kemungkinan pemda khawatir daerahnya menerapkan PPKM Level 4 apabila membuka data corona secara terbuka. Namun, jika hal ini dibiarkan, Melki khawatir kebijakan yang diterapkan tidak tepat.
"Karena daerah justru khawatir kalau mereka gambarkan data apa adanya itu daerahnya kalau tiba-tiba ketahuan daerah banyak orang kena dan bermasalah itu langsung ditutup kan dengan PPKM level 4 itu," kata dia.
"Daerah kadang main-main angka juga. Nah kalau itu kita lakukan dengan terbuka ya memang susah akhirnya kita tidak pernah selesai dengan urusan melihat peta lapangan yang benar, melihat data sebenar-benarnya akhirnya kita kebijakannya juga tidak pernah benar," tutup Melki.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020