PKB Santai Elektabilitas Cak Imin Rendah: Yang Tinggi Tak Punya Partai Buat Apa?

Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid tak khawatir soal elektabilitas rendah Ketua Umum Muhaimin Iskandar (Cak Imin) jelang Pilpres 2024. Elektabilitas Cak Imin sebagai kandidat Capres 2024 masih di bawah 3% menurut sejumlah survei.
Menurut Jazilul, itu bukan halangan mutlak bagi Cak Imin untuk nyapres. Menurutnya, sejumlah tokoh yang elektabilitasnya tinggi seperti Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo pun belum memiliki tiket partai untuk maju di Pilpres 2024.
"Masuk 10 besar, di SMRC masuk 7 besar. Ya, kita kerja terus, bekerja tidak berdasarkan elektoral saja. Yang penting apa yang menjadi mandat kuat dari PKB, terus kita jalankan. Masih panjang, kok," kata Jazilul di Gedung DPR RI Senayan, Jumat (2/9).
"Masih panjang. Banyak yang tingginya elektoral, ada, tapi enggak punya partai. Apa gunanya?"
- Jazilul Fawaid
Menurut Jazilul, Cak Imin hanya perlu meningkatkan elektoral karena sudah pasti didukung PKB untuk maju di pilpres. Ia yakin jika PKB menggencarkan kerja partai, elektabilitas Cak Imin akan naik.
"Kalau PKB jelas punya partai, bahwa elektoral misalkan sekarang harus kita naikkan, ya, kita naikkan terus. Tapi sudah punya satu kartu, yaitu partai. Sekarang, kan, sudah berkoalisi dengan Gerindra. Sudah lengkap, tinggal diarak," ujar dia.
"Ya, elektabilitas itu hanya efek dari kerja kita sebenarnya. Yang penting kami sampaikan seluruh jajaran PKB untuk terus bekerja. Siang malam melayani rakyat sekaligus juga sosialisasi PKB dan Gus Muhaimin," pungkas dia.
Dalam sejumlah survei, elektabilitas Cak Imin masih di kisaran 3% hingga 0%. Dalam survei terbaru Poltracking Indonesia di Agustus, Cak Imin tak masuk dalam 10 besar kandidat capres potensial. Ia muncul di urutan ke-12 dalam simulasi 15 nama dengan 1% suara.
Sementara dalam survei SMRC pada Agustus nama Cak Imin ada di urutan ke-6, namun hanya meraih 1,3% suara. Adapun dalam mayoritas survei, posisi 3 teratas masih ditempati oleh Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, dan Prabowo Subianto.
