PKS: Stafsus Milenial Jokowi Cuma Aksesori Tanpa Tupoksi Jelas

kumparanNEWSverified-green

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Staf khusus yang baru dari kalangan milenial ketika diperkenalkan di halaman tengah Istana Merdeka Jakarta, Kamis (21/11).  Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro
zoom-in-whitePerbesar
Staf khusus yang baru dari kalangan milenial ketika diperkenalkan di halaman tengah Istana Merdeka Jakarta, Kamis (21/11). Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro

Presiden Joko Widodo baru saja mengumumkan 7 staf khusus baru yang seluruhnya anak-anak milenial berusia 23 hingga 36 tahun. Pengangkatan ini menegaskan janji Jokowi yang ingin lebih banyak mengajak milenial di pemerintahan.

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, mengapresiasi pilihan Jokowi terhadap milenial termasuk penyandang disabilitas tersebut. Namun, dia mempertanyakan peran dan tugas tiap stafsus.

"Penunjukan anak muda, perempuan, dan difabelnya diapresiasi. Tapi tanpa kejelasan tupoksi, bisa jadi aksesori semata," kata Mardani kepada wartawan, Kamis (21/11).

kumparan post embed

Mardani menyebut, pengangkatan 7 stafsus pilihan Jokowi ini berpotensi tumpang tindih dengan struktur yang sudah ada yaitu Kantor Staf Kepresidenan (KSP), yang juga bertugas membantu tugas Presiden Jokowi.

"Sudah ada KSP," terang Wakil Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR itu.

"Tanpa pembagian tugas yang jelas, posisi staf khusus ini akan tumpang tindih dengan struktur yang sudah ada.

kumparan post embed

Politikus PKS itu menilai langkah ini hanya sebagai cara Jokowi untuk memenuhi janjinya soal menghadirkan milenial di pemerintahan. Yang jelas, dia mempertanyakan tupoksi jelas antara stafsus dan KSP.

"Makanya segera perjelas KPI dan tupoksinya. Niat baik harus didukung dengan ekosistem dan tupoksi yang sesuai. Jika tidak, sayang, cuma aksesori," kritik parpol oposisi itu.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengumumkan 7 nama sebagai staf khusus kepresidenan yang baru di Istana Merdeka, Kamis (21/11).

Berikut 7 staf khusus Jokowi:

  1. Adamas Belva Syah Devara, 29 tahun, pendiri Ruang Guru

  2. Putri Indahsari Tanjung, 23 tahun, CEO dan Founder CreativePreneur

  3. Andi Taufan Garuda Putra, 32 tahun, CEO PT Amartha Micro Fintech

  4. Ayu Kartika Dewi, 36 tahun, perumus Gerakan Sabang Merauke

  5. Gracia Billy Mambrasar, 31 tahun, putra asli Papua

  6. Angkie Yudistia, 32 tahun, penyandang disabilitas yang aktif di bidang sociopreneur. Akan menjadi juru bicara Jokowi di bidang sosial

  7. Aminudin Maruf, 33 tahun, pernah jadi Ketua Umum PB PMII