PM Inggris Akan Berantas 'Subscription Traps' demi Perbaiki Taraf Hidup Warganya

Perdana Menteri (PM) Andy Burnham menyerukan kampanyenya untuk memberantas jebakan subscription atau subscription traps dan diskon yang menyesatkan. Tujuannya, untuk menghilangkan beban ekonomi warganya.
Dilansir reuters, Burnham melihat, warga Inggris sebenarnya mengalami masalah ekonomi dari hal-hal ini.
Akibatnya, terjadi pelemahan daya beli mereka dan masalah ini tak bisa diselesaikan dari 7 kepemimpinan perdana menteri.
"Ini adalah hari pertama (pembasmian subscription traps dan diskon yang menyesatkan)," kata Burnham.
Burnham menjelaskan, jebakan ini berupa kesulitan orang untuk membatalkan subscription, atau pembaruan secara otomatis, tanpa persetujuan pengguna. Terkadang, pembaruan ini justru punya biaya yang lebih besar.
Pemerintahan Burnham menyebut, akan ada aturan baru yang dimulai pada Januari 2027 yang mengharuskan pelaku usaha harus memberikan informasi yang jelas di awal, pengingat berkala dan cara membatalkan subskripsi yang mudah.
Sementara itu Konsorsium Ritel Inggris (BRC) yang merepresentasikan ritel-ritel besar seperti Tesco TSCO.L, Sainsbury's SBRY.L dan Marks & Spencer MKS.L memberi tanggapan terkait kebijakan itu.
"Anggota BRC memathui regulasi dalam hal promosi, menjanjikan potongan harga yang pantas dari diskon-diskon yang ditawarkan," kata Tom Ironside, direktur bisnis dan regulasi BRC.
