News
·
15 September 2021 20:44
·
waktu baca 2 menit

PM Inggris Boris Johnson Dikabarkan Segera Reshuffle Kabinet

Konten ini diproduksi oleh kumparan
PM Inggris Boris Johnson Dikabarkan Segera Reshuffle Kabinet (624138)
searchPerbesar
PM Inggris Boris Johnson Foto: Reuters/Hannah Mckay/
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson akan segera melakukan reshuffle kabinet menteri seniornya. Kabar tersebut disampaikan sumber dekat pemerintahan Inggris.
ADVERTISEMENT
Sumber di Downing Street mengatakan, Johnson tengah berupaya memfokuskan pemerintahannya dalam meningkatkan standar kehidupan pascapandemi COVID-19. Oleh sebab itu, perombakan kabinet harus dilakukan.
“Tuan Perdana Menteri akan menunjuk menteri-menteri pada sore hari ini, dengan fokus untuk menyatukan dan meningkatkan kehidupan seluruh negara,” ujar sumber tersebut pada Rabu (15/9).
“Kemarin, PM memaparkan rencananya untuk menangani COVID-19 selama musim gugur dan musim dingin. Pemerintah juga harus menggandakan upaya-upayanya untuk melayani prioritas rakyat,” lanjutnya.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
PM Inggris Boris Johnson Dikabarkan Segera Reshuffle Kabinet (624139)
searchPerbesar
Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab Foto: REUTERS/Henry Nicholls
Rumor mengenai reshuffle, serta soal nama-nama menteri yang akan diganti dan menggantikan, telah bergulir selama beberapa pekan terakhir.
Salah satu nama yang mencuat untuk diganti adalah Menteri Keuangan Rishi Sunak. Menteri Pendidikan Gavin Williamson dan Menteri Luar Negeri Dominic Raab turut diisukan akan angkat kaki dari jabatannya.
ADVERTISEMENT
Williamson dihujani kritik oleh publik sepanjang tahun lalu akibat penanganannya soal penutupan sekolah dan penangguhan ujian sekolah selama pandemi.
Sedangkan, Boris Johnson selama beberapa pekan terakhir ini didesak untuk memecat Menlu Dominic Raab. Musababnya, Raab justru pergi berlibur ke Kreta pada saat Taliban mengambil alih Ibu Kota Kabul.
Selain itu, beredar juga klaim soal Raab tidak membaca ribuan email dari warga Inggris yang ingin meninggalkan Afghanistan.