PM Vanuatu Kembali Singgung Dugaan Pelanggaran HAM di Papua pada Sidang Umum PBB

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
8
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Perdana Menteri Republik Vanuatu Bob Loughman di sidang umum PBB. Foto: Youtube/United Nation
zoom-in-whitePerbesar
Perdana Menteri Republik Vanuatu Bob Loughman di sidang umum PBB. Foto: Youtube/United Nation

Perdana Menteri Republik Vanuatu Bob Loughman menyinggung dugaan pelanggaran HAM di Papua Barat dalam Sidang Umum PBB, Minggu (26/9).

Loughman mengatakan penduduk Papua Barat terus merasakan penderitaan akibat pelanggaran di wilayahnya. Untuk itu, ia meminta PBB untuk mengunjungi Papua Barat secara langsung.

"Forum Pacific dan para Pemimpin ACB meminta Pemerintah Indonesia untuk mengizinkan Dewan HAM PBB mengunjungi Papua Barat untuk melakukan penilaian secara independen terkait situasi HAM," ujar Loughman, Minggu (26/9).

kumparan post embed

Ia berharap PBB melihat dugaan pelanggaran tersebut secara serius dan menanganinya secara adil.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung pelanggaran HAM dan referendum di Kaledonia Baru dan Polinesia Prancis. Ia meminta PBB dan organisasi internasional untuk terus mendukung proses referendum di kedua negara itu.

Seruan yang sama juga disampaikan Loughman pada Sidang Majelis PBB 2020. Pada tahun tersebut, ia meminta PBB untuk turun langsung ke Papua Barat.

Pada 2019, Vanuatu menuduh Indonesia tak memberi izin kepada Dewan HAM PBB mengunjungi Papua.

embed from external kumparan