Polantas Polda Metro Siagakan 414 Orang Personel Amankan Aksi 287

28 Juli 2017 11:39 WIB
clock
Diperbarui 14 Maret 2019 21:16 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Aksi Damai Tolak Perppu Ormas (Foto: Wahyuni Sahara/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Aksi Damai Tolak Perppu Ormas (Foto: Wahyuni Sahara/kumparan)
ADVERTISEMENT
Sebanyak 414 orang personel Polantas​ Polda Metro Jaya disiagakan untuk mengamankan rute aksi 287. Aksi ini merupakan demo yang dibentuk oleh Alumni Presidium 212 terkait penolakan Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Keorganisasian Kemasyarakatan.
ADVERTISEMENT
"Sebanyak 344 personel lalu lintas dan 70 personel cadangan lalu lintas disiapkan untuk pengamanan dan alih arus terkait aksi tolak Perppu Nomor 2 tahun 2017 oleh Presidium 212," kata Kasubdit Gakum Satlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto dalam keterangan yang diterima oleh kumparan (kumparan.com), Jumat (28/7).
Menurut Budiyanto, personel diturunkan agar Aksi 287 tersebut berjalan dengan tertib, aman dan lancar, tanpa mengganggu lalu lintas di sekitar lokasi demo.
"Permasalahan yang kerap terjadi setiap ada aksi diantaranya kemacetan dan kecelakaan lalu lintas, kapasitas parkir yang tidak mampu menampung, parkir kendaraan tidak tertib, serta banyaknya pedagang kaki lima yang menggelar dagangannya di sekitar lokasi aksi yang menimbulkan kemacetan," jelasnya.
Aksi 287 (Foto: Dok. Istimewa)
zoom-in-whitePerbesar
Aksi 287 (Foto: Dok. Istimewa)
Maka dari itu, pihak kepolisian memasang barrier dan traffic cone pada tempat-tempat yang dianggap penting sesuai kebutuhan. Di antaranya di sekitar Istana Negara, bundaran air mancur, sekat dua serta DPR/MPR RI.
ADVERTISEMENT
Massa akan melakukan aksi longmarch dari Masjid Istiqlal hingga gedung Mahkamah Konstitusi, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat siang ini setelah salat Jumat. Aksi yang diberi nama aksi 287 atau Jihad Konstitusional itu bertujuan untuk mencabut Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang pembubaran ormas.