Polda Bali Pastikan Paket Pistol dari China Adalah Replika

Polda Bali memastikan paket pistol dari China yang diamankan petugas Bea Cukai Bandara Ngurah Rai pada Senin (14/10) adalah replika. Polisi sudah melakukan pemeriksaan forensik.
“Setelah pistol Bea Cukai itu diserahkan ke kami dan dilab, hasil laboratorium mengatakan bahwa itu bukan pistol. Jadi di dalam itu tidak ada alur yang bisa digunakan masuk ke pelatuk itu tidak ada. Itu hanya replika saja," kata Direskrimum Polda Bali Kombes Andi Fairan, di Denpasar, Rabu (27/11).
Dia menjelaskan, berdasarkan hasil laboratorium, tidak ada komponen yang menunjukkan senjata api di dalam benda sitaan Bea Cukai Ngurah Rai.
Polisi juga telah menelusuri penerima paket tersebut yang bernama Gede Soerya di Denpasar, Bali. Calon penerima paket mengakui benda yang dipesan dari China merupakan replika pistol untuk dipajang.
“Kan penyerahannya dari Bea Cukai dan kemudian kita panggil dan kami sudah periksa yang pembeli. Dia mengatakan membeli melalui online dan itu replika buat pajangan, tapi kan saya tidak percaya begitu saja, barang ini kita kirim ke labfor untuk mengecek ini senpi apa enggak. Saya juga akan panggil untuk menyerahkan kembali,”kata dia.
Petugas Bea Cukai Bandara Ngurah Rai sebelumnya menyita paket berbungkus amplop besar warna cokelat berisi pistol. Paket itu ditemukan pada Senin (14/10) sekitar 10.30 WITA dan selanjutnya diserahkan ke Polda Bali.
