kumparan
14 September 2019 13:31

Polda Jateng Tanggung Perbaikan Rumah Warga yang Rusak Akibat Ledakan

Ledakan di Mako Brimob
Kapolda Jateng Irjen Rycko Amelza Dahniel meninjau lokasi ledakan di Mako Brimob Polda Jateng. Foto: Dok. Bid Humas Polda
Sebanyak 11 rumah warga rusak akibat terdampak kebakaran yang diikuti ledakan di gudang penyimpanan bahan peledak temuan masyarakat dari sisa Perang Dunia II di Mako Brimob Srondol, Semarang pada Sabtu (14/9).
ADVERTISEMENT
Kapolda Jateng Irjen Rycko Amelza Dahniel mengatakan akan menanggung semua biaya perbaikan rumah warga yang rusak. Menurut dia, saat ledakan terjadi sekitar pukul 07.00 WIB, warga yang bermukim di dekat Mako Brimob langsung dievakuasi.
"Sejauh ini tidak ada korban dari warga. Ada beberapa kaca rumah warga yang pecah dan akan dilakukan perbaikan hari ini juga oleh Polda Jateng, ujar Rycko, di lokasi kejadian.
Kompleks Mako Brimob Semarang berdekatan dengan permukiman warga dan rumah anggota Brimob.
Lebih lanjut Rycko juga mengatakan institusinya masih menyelidiki penyebab kebakaran dan ledakan di gudang amunisi itu. Saat ini, polisi sedang menggelar olah tempat kejadian perkara.
"Sebelum dinyatakan aman oleh petugas Jibom Brimob untuk selanjutnya dilakukan olah TKP guna menentukan sebab ledakan," ujar dia.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, salah seorang warga yang tinggal persis di sebelah Mako Brimob Semarang, Wardoyo (60), mengatakan dentuman ledakan yang cukup keras menyebabkan kaca rumahnya pecah.
"Ledakannya beruntun. Temboknya bergetar keras, kaca-kaca pecah," jelas Wardoyo, seperti dilansir Antara, Sabtu (14/9).
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan