Polda Metro dan Kodam Jaya Gelar Rapid Test di Petamburan

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dan Kasdam Jaya Brigjen TNI Muhammad Saleh Mustafa menyambangi markas FPI di Petamburan, Jakarta Pusat, Minggu (22/11). Kedatangan mereka untuk melakukan tracing terhadap klaster penularan virus corona di sana.
"Sore ini kami dari TNI-Polri bersama dengan unsur muspida kecamatan Tanah Abang ini hadir Pak Camat kemudian didukung oleh rw yang ada di wilayah Kelurahan Petamburan," kata Fadil.
Fadil mengungkapkan, tercatat ada empat klaster penularan COVID-19 akibat dampak kerumunan Habib Rizieq. Mulai dari kawasan Bandara Soekarno-Hatta hingga Megamendung, Bogor.
"Kami menindaklanjuti temuan dari gugus tugas yang telah mengumumkan hari Jumat kemarin bahwa telah terjadi klaster baru penyebaran COVID-19 di DKI Jakarta. Yaitu klaster akad nikah di Petamburan, yang kedua klaster Tebet, yang ketiga klaster Bandara dan yang keempat klaster Megamendung," ungkap Fadil.
Fadil mengatakan saat ini dilakukan kegiatan penyemprotan cairan disinfektan di sekitar Petamburan. Selain itu masyarakat yang tinggal di sekitar Petamburan dilakukan rapid test untuk mencegah penularan virus corona.
"Kami juga lakukan penyemprotan disinfektan di jalan umum, fasilitas umum dan rumah masyarakat. Hari ini kita siapkan seribu alat tes, kalau besok juga demikian ada seribu. Semua warga yang berada di wilayah seputaran Kelurahan Petamburan (harus menjalani rapid test)," tutur Fadil.
Lebih lanjut, Polda Metro dan Kodam Jaya juga memberikan sejumlah sembako terhadap warga sekitar. Hal itu demi meringankan beban hidup mereka akibat COVID-19.
"Ini jadi pelajaran bagi kita semua betapa kerumunan itu harus taat pada protokol kesehatan. Aturannya jelas setiap kegiatan dalam masa PSBB transisi harus memenuhi syarat dan ketentuan," tutup Fadil.
