Polda Metro Jaya Gelar Apel Kesiapan Penanganan Bencana

Polda Metro Jaya menggelar apel kesiapan personel dan peralatan penanganan bencana di Lapangan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Senin (3/8). Apel dipimpin Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono.
Sebanyak 233 personel mengikuti apel tersebut. Mereka terdiri dari personel Satbrimob, Direktorat Samapta, Ditpolairud, hingga Biddokkes. Dalam apel itu, polisi juga mengecek kesiapan sejumlah peralatan seperti Armoured Water Cannon (AWC), mobil SAR, perahu karet, ambulans, alat komunikasi, APAR, dan perlengkapan penanganan bencana lainnya.
Dalam arahannya, Dekananto meminta seluruh personel meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, terutama banjir, kebakaran, dan kekeringan.
“Kesiapsiagaan harus diawali dengan pemetaan wilayah rawan bersama seluruh pemangku kepentingan, meliputi daerah rawan banjir, kekeringan, krisis air bersih, titik rawan kebakaran, tempat pembuangan akhir (TPA), hingga sumber-sumber air cadangan yang dapat dimanfaatkan saat keadaan darurat,” Ujar Brigjen Pol Dekananto di Polda Metro Jaya, Senin (3/8).
Selain itu, ia menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat terkait penghematan air dan kewaspadaan terhadap kebakaran. Polisi juga diminta menindak tegas pihak yang lalai hingga menyebabkan kebakaran.
“Keberhasilan penanganan bencana tidak hanya diukur dari kemampuan saat merespons kejadian, tetapi juga dari upaya mencegah terjadinya bencana dan kecepatan memberikan pertolongan kepada masyarakat. Karena itu, soliditas, kesiapsiagaan, dan pengabdian seluruh personel harus terus diperkuat,” ujar Brigjen Dekananto.
