Polda Metro Jaya Ikut Selidiki Kasus Pembunuhan Ermanto Usman di Bekasi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan keterangan saat rilis kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) terhadap anak dibawah umur di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (6/2/2026). Foto: Darryl Ramadhan/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan keterangan saat rilis kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) terhadap anak dibawah umur di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (6/2/2026). Foto: Darryl Ramadhan/Antara Foto

Polda Metro Jaya ikut menyelidiki kasus Ermanto Usman (65) yang tewas bersimbah darah di dalam kamar rumahnya di perumahan Prima Lingkar Asri, Kota Bekasi, pada Senin (2/3) dini hari.

“Benar, saat ini Polres Metro Bekasi Kota bersama Subdit Jatanras dan Subdit Resmob Polda Metro Jaya tengah melaksanakan penyelidikan terkait kasus tersebut,” ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, saat dikonfirmasi, Selasa (3/3).

“Kami menyampaikan duka cita kepada keluarga korban, semoga pelaku segera dapat ditangkap,” tambahnya.

Budi menyebut saat ini pihak tengah mengumpulkan fakta-fakta di lapangan untuk mengungkap siapa pelakunya.

Tampak depan kamar pasutri korban pembunuhan di Prima Lingkar Asri, Kota Bekasi pada Selasa (3/3). Foto: Abid Raihan/kumparan

“Terkait motif, hingga saat ini masih dalam pendalaman. Fokus utama tim saat ini adalah mengumpulkan fakta, mengungkap pelaku, dan melakukan penangkapan,” kata dia.

Kasus ini sendiri bermula saat anak bungsu korban heran kedua orang tuanya tak membangunkannya sahur. Ia pun mengetuk pintu kamar Ermanto dan istri yang terkunci.

Setelah jendela kamar yang menghadap garasi dipecahkan, rupanya Ermanto sudah dalam keadaan bersimbah darah di atas kasur. Sementara, istrinya Pasmilawati (60) tergeletak bersimbah darah di lantai dalam keadaan kritis.

Saat ini, belum diketahui apakah peristiwa ini merupakan pembunuhan atau perampokan. Menurut informasi dari keluarga, barang yang hilang hanyalah dua kunci mobil dan handphone pasutri tersebut.