Polda Metro Petakan Titik-Titik Rawan Macet Jakarta saat Ramadan

27 Februari 2025 19:26 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Dirlantas Kombes. Pol. Dr. Latif Usmanm di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (27/2/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Dirlantas Kombes. Pol. Dr. Latif Usmanm di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (27/2/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
ADVERTISEMENT
Polda Metro Jaya memetakan sejumlah titik rawan kemacetan di Jakarta yang diprediksi akan mengalami peningkatan volume kendaraan selama bulan Ramadan.
ADVERTISEMENT
Beberapa titik jadi fokus pengawasan Ditlantas Polda Metro Jaya.
“Ya, tentunya seperti Lebak Bulus. Lalu di dalam kota, Benhil. Lalu apa lagi? Bundaran HI,” ujar Latif di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (27/2).
Selain itu, jalur dari Pancoran hingga Pasar Minggu juga diprediksi menjadi titik macet karena tingginya aktivitas masyarakat.
“Jelas, sepanjang jalur dari Pancoran sampai dengan Pasar Minggu. Aktivitas masyarakat yang cukup tinggi,” tambah Latif.
Di wilayah Jakarta Barat, jalur Daan Mogot hingga Kalideres, menjadi perhatian karena sering terjadi kepadatan kendaraan.
“Kalideres juga antisipasi. Begitu juga Kalimalang, jalur Kalimalang. Ini kan aktivitas masyarakat yang cukup tinggi di bulan puasa,” jelasnya.
Menurut Latif, peningkatan volume lalu lintas ini tidak hanya disebabkan oleh aktivitas warga yang berbelanja atau mencari takjil, tetapi juga diperparah oleh proyek pembangunan yang masih berlangsung di beberapa titik.
ADVERTISEMENT
“Tetapi situasi-situasi yang saat ini pembangunan-pembangunan juga menjadi handicap tersendiri bagi kita untuk pengaturan lalu lintas sehingga lalu lintas bisa berjalan dengan lancar,” katanya.
Untuk mengantisipasi kepadatan tersebut, Polda Metro Jaya akan menempatkan personel di titik-titik rawan macet guna melakukan pengaturan dan penjagaan.
“Ini akan kita mapping dan kita mitigasi. Dan kita akan penempatan personel di tempat tersebut untuk melakukan pengaturan dan penjagaan,” tutup Latif.