kumparan
search-gray
News9 Maret 2018 16:40

Polisi: Belum Ada Korelasi Geng Motor dan Penusukan Brimob di Kemang

Konten Redaksi kumparan
Kabid Humas Polda Metro Argo Yuwono
Kabid Humas Polda Metro Argo Yuwono (Foto: Jihad Akbar/kumparan)
Polisi masih menyelidiki kasus serangan geng motor di Kemang, Jakarta Selatan. Sejumlah saksi dan rekaman CCTV masih terus diperiksa.
ADVERTISEMENT
Penyerangan geng motor ini diduga berkaitan dengan penusukan anggota Brimob Bharada Yasti Abdulmas (23) di lokasi yang sama sehari sebelumnya. Tapi, sampai saat ini polisi belum menemukan kaitan antara dua peristiwa itu.
"Tidak ada hubungannya, belum kita temukan ya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (9/3).
Geng Motor di Kemang
Geng Motor di Kemang (Foto: Others/Insta @raflyadtm)
Argo belum mau mengungkapkan perkembangan penyelidikan yang sedang dilakukan. Termasuk adanya petunjuk yang mungkin ditemukan dari rekaman CCTV di lokasi kejadian.
"Masih kita periksa ya. Kita juga masih mencari-cari saksi dan alat bukti," katanya.
Sebelumnya, Bharada Yasri Abdulmas dipukuli dan ditusuk oleh sejumlah orang tak dikenal di depan Dronk Bar, Kemang pada 4 Maret dini hari.
ADVERTISEMENT
Pada keesokan harinya, Senin (5/3) dini hari sekelompok orang yang diduga geng motor mengamuk di kawasan Kemang. Mereka merusak sejumlah kendaraan di sepanjang Jalan Kemang Raya dan memukuli sejumlah orang.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white