Polisi Brazil Tangkap Pelaku Human Trafficking Paling Aktif di Dunia

Kepolisian negara Brasil menangkap salah satu pelaku perdagangan manusia paling aktif di dunia yakni Saifullah Al-Mamun bersama kelompoknya. Ia ditangkap Kamis (28/11) dalam sebuah operasi yang dilakukan bersama dengan Immigration and Customs Enforcement (ICE) dari Amerika Serikat.
Dikutip dari Reuters, Sabtu (2/11), pria asal Bangladesh itu ditangkap bersama dengan kelompoknya di Kota Sao Paulo dan tiga kota lainnya. Polisi juga membekukan 42 rekening bank milik kelompok itu yang diduga digunakan untuk kegiatan operasional sehari-hari.
Al-Mamum sudah menetap di Brazil sejak enam tahun lalu sebagai seorang pengungsi di daerah Bras, yang merupakan tempat berkumpulnya para pengungsi. Berawal dari sana, Al-Mamum mulai melakukan bisnis perdagangan manusia.
Menurut Departemen Kehakiman Amerika Serikat, Al-Mamun diduga menampung orang-orang yang datang dari Asia Tenggara di Sao Paulo.
Berdasarkan catatan kepolisian, Al-Mamum dan kelompoknya menyelundupkan orang ke negara Brasil dan Amerika. Para korbannya merupakan orang-orang dari Bangladesh, India, Nepal, dan Pakistan.
Para korban saat diselundupkan ke Amerika tidak melalui jalur resmi. Mereka harus melakukan perjalanan panjang dan berbahaya melewati Amerika Tengah sampai ke perbatasan Meksiko, sebelum menyeberang ke Amerika Serikat.
Selain itu, kelompok itu meminta sejumlah uang dari orang-orang dari Asia sekitar 50.000 reais atau sekitar USD 12.524 untuk pergi ke Amerika Serikat. Mereka juga akan diberikan dokumen catatan perjalanan palsu.
Polisi mengatakan, banyak korban mengalami kekerasan ketika menunggu di Sao Paulo sebelum diberangkatkan ke Amerika. Bahkan delapan orang Bengali jatuh ke tangan kartel narkoba Meksiko saat melakukan perjalanan menuju Meksiko-AS di perbatasan.
