Polisi Buru Jaringan Penjual Daging Babi Berkedok Daging Sapi di Bandung

Polisi masih mengembangkan kasus penjualan daging babi yang dibuat menyerupai daging sapi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Setelah menangkap 4 pelaku, polisi kini memburu jaringannya.
Kapolresta Bandung Kombes Hendra Kurniawan menyebut pihaknya juga akan menelusuri sejauh mana pemasaran daging sapi palsu tersebut.
"Masih ada beberapa pelaku lain, masih kita kembangkan sejauh mana pemasarannya," kata Hendra di Mapolresta Bandung, Senin (11/5).
Polisi juga akan melakukan pemantauan dan pengamatan di pasaran. "Jadi kita sedang antisipasi, untuk ke depannya kita lakukan pengamatan dan pemantauan di pasaran, sesuai dengan fungsi kita di Satgas Pangan," jelasnya.
Oleh karena itu, Hendra berharap masyarakat tak perlu khawatir menyikapi temuan peredaran daging babi. Masyarakat diimbau berhati-hati terutama ketika membeli daging sapi.
"Saya berharap warga masyarakat tidak usah khawatir, daging sudah kita sita," kata dia.
Sebelumnya, polisi menangkap Paino, Suyadi, Andri Sudrajat, dan Asep Rahmat. Mereka menjual daging babi yang dibuat seolah daging sapi ke masyarakat di Kabupaten Bandung.
Mereka menjual daging babi di tiga kecamatan, yakni Banjaran, Baleendah, dan Majalaya. Aksi curang itu telah dilakukan mereka kurang lebih 7 bulan terakhir.
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
*****
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
