Polisi Cek Barbeque yang Dibawa Satu Keluarga Tewas saat Glamping di Temanggung
·waktu baca 2 menit

Jasad keluarga yang tewas diduga karena keracunan makanan saat glamping di Temanggung, Jawa Tengah masih diautopsi. Polisi juga memeriksa sampel makanan yang mereka konsumsi sebelumya.
Kasat Reskrim Polres Temanggung, AKP Komang Mahendra Deputra mengatakan, saat berlibur di tenda glamping tersebut mereka membawa makanan sendiri berupa daging untuk dibakar atau barbeque.
"Sementara, dugaan awal berasal dari makanan yang dibawa sendiri oleh korban. Berupa perlengkapan BBQ, seperti daging, sayur, dan perlengkapan portable lainnya," ujar Komang, Kamis (28/5).
Namun, ia menegaskan, dugaan penyebab tewasnya satu keluarga karena keracunan makanan masih dalam pendalaman.
"Sampel makanan masih diperiksa. Semua masih dugaan awal karena hasil pemeriksaan laboratorium forensik dan kedokteran forensik belum keluar," jelas dia.
Komang juga memastikan tidak ada tanda kekerasan di empat tubuh korban tersebut.
"Tidak ditemukan luka maupun tanda kekerasan fisik pada korban," kata Komang.
Satu keluarga itu awalnya menginap di tenda glamping di objek wisata Posong, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah sejak Selasa (26/5).
Namun, keesokan harinya atau pada Rabu (27/5) tidak ada respons dari mereka, padahal waktu sewa habis. Petugas lalu terpaksa membuka pintu pada pukul 15.30 WIB dan menemukan keempat korban sudah terbujur kaku.
Korban yakni seorang ayah berinisial MAN (52), ibu M (43), dan dua anaknya, AE (16) serta BA (21). Mereka merupakan warga Ambrawa, Kabupaten Semarang.
