News
·
31 Desember 2020 7:04

Polisi Dalami Motif Teror Bom di Masjid Mujahidin Makassar

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Polisi Dalami Motif Teror Bom di Masjid Mujahidin Makassar (48091)
searchPerbesar
Kapolsek Makassar Kompol Kodrat M Hartanto. Foto: Dok. Istimewa
Polisi telah menangkap peneror Masjid Mujahidin di Jalan Maccini Sawah, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Masjid tersebut sempat mendapat telepon misterius dari seseorang yang mengatakan ada bom di dalam masjid.
ADVERTISEMENT
Pelaku bernama Zulkifli. Ia ditangkap personel gabungan dari Resmob Polda Sulsel dan Unit Jatanras Polrestabes Makassar di bilangan Jalan Ap Pettarani, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Saat ini pria 21 tahun tersebut masih berada di Polrestabes Makassar. Polisi masih mendalami motif dari ancaman teror bom tersebut.
"Modusnya, dia menelepon lalu mengancam bahwa ada benda yang diletakkan di dalam mimbar dan akan meledakkan masjid. Dan motif, masih kita dalami sementara kita interogasi pelakunya," kata Kapolsek Makassar, Kompol Kodrat M Hartanto kepada wartawan, Kamis (31/12) dini hari.
Polisi Dalami Motif Teror Bom di Masjid Mujahidin Makassar (48092)
searchPerbesar
Masjid di Makassar Diteror Bom Jelang Pergantian Tahun. Foto: Dok. Istimewa
Zulkifli diketahui merupakan warga Jalan Abu Bakar Lambogo. Ia menyampaikan ancaman terornya kepada pengurus masjid lewat telepon. Saat ditanya identitasnya, Zulkifli menyebut teroris.
Ancaman teror bom menjelang tahun baru ini, sempat menghebohkan dan membuat warga sekitar hingga jemaah masjid panik.
Polisi Dalami Motif Teror Bom di Masjid Mujahidin Makassar (48093)
searchPerbesar
Masjid di Makassar Diteror Bom Jelang Pergantian Tahun. Foto: Dok. Istimewa
Polisi sempat mensterilkan wilayah sekitar masjid dan menurunkan tim Gegana untuk memeriksa benda di lokasi yang disebut pelaku. Namun setelah diperiksa tidak ada benda peledak di sana.
ADVERTISEMENT
"Saat pemeriksaan, kami hanya menemukan ember dan dapat dipastikan tidak memiliki daya ledak," tutur Kodrat.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020