Polisi di Bandung Gelar Rapid Test Antigen, 2 Wisawatan Reaktif Corona

Petugas kepolisian Polresta Bandung menggelar rapid test antigen secara acak menyasar wisatawan yang hendak memasuki sejumlah objek wisata di Pasirjambu, Ciwidey, dan Rancabali. Tes rapid antigen dimulai sejak 24 Desember lalu.
Hasilnya, petugas menemukan dua wisatawan asal Jawa tengah dan Jawa Timur reaktif corona. Sebagai tindak lanjut, dua wisatawan tersebut diarahkan untuk melakukan tes swab.
"Sampai saat ini sudah ada dua yang reaktif," kata Kasatlantas Polresta Bandung Kompol Erik Bangun Prakasa melalui pesan singkat, Sabtu (26/12).
Selain itu, menurut Erik, petugas telah memutarbalikkan 12 kendaraan wisatawan yang hendak menuju objek wisata karena menolak dites rapid antigen dan tidak membawa surat hasil rapid antigen. 12 kendaraan itu didominasi kendaraan berpelat B asal DKI Jakarta.
"Kendaraan yang diputarbalikkan karena tidak mau dites dan tidak membawa surat," ucap dia.
Lebih lanjut, Erik mengimbau kepada masyarakat agar berdiam diri di rumah sebab angka sebaran kasus masih tinggi. Kalaupun hendak ke luar rumah, maka mestinya melengkapi diri dengan surat keterangan sehat dan hasil rapid antigen.
"Apabila harus keluar rumah lengkapi dengan surat keterangan sehat dan telah melakukan tes rapid antigen," pungkas dia.
