Polisi Gelar Digital Forensik untuk Cari Dalang di Balik Akun YouTube Aktual TV

16 Oktober 2021 15:43
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Polisi Gelar Digital Forensik untuk Cari Dalang di Balik Akun YouTube Aktual TV (376130)
zoom-in-whitePerbesar
Konpers Penangkapan Direktur TV terkait penyebaran Hoaks lewat Youtube Aktual TV. Foto: Jonathan Devin/kumparan
Polres Jakarta Pusat hingga kini masih terus menyelidiki kasus penyebaran hoaks yang dilakukan akun Youtube Aktual TV. Aparat berwenang kini tengah mencari tahu siapa dalang di balik pembuatan channel tersebut
ADVERTISEMENT
"Sampai saat ini masih kita kembangkan dan telusuri, karena penghasilan yang kita temukan hanya masih berasal dari YouTube. Tapi nggak menutup kemungkinan," ujar Wakapolres Jakarta Pusat, AKBP Setyo Koes Heriyanto, saat dikonfirmasi kumparan, Sabtu (16/10).
Setyo juga mengatakan, pihaknya sedang melakukan digital forensik guna mendalami kasus ini lebih jauh.
Polisi Gelar Digital Forensik untuk Cari Dalang di Balik Akun YouTube Aktual TV (376131)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi YouTube. Foto: REUTERS/Dado Ruvic
"Jadi kita masih dalami untuk digital forensik melalui percakapan WhatsApp dan sebagainya," tambah Setyo.
Menurut Setyo, tiga orang pelaku yang sudah berhasil ditangkap tidak mungkin bekerja hanya untuk keinginannya sendiri. Ia juga menyebutkan bahwa tersangka AZ tak mungkin membuat konten-konten provokasi dan adu domba tersebut atas inisiatif sendiri.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Masa dia tiba-tiba punya ide konten seperti itu, kan enggak mungkin, logikanya begitu, makanya masih kita dalami terus," ucapnya.
ADVERTISEMENT
Kasus Aktual TV berawal dari tertangkapnya AZ, direktur sebuah tv swasta lokal di Jawa Timur yang menjadi otak dalam pembuatan berita bohong (hoaks).
Meski sudah ditetapkan tiga tersangka, polisi masih terus mendalami kasus ini guna menemukan kemungkinan tersangka lain.
=============================
Ikuti survei kumparan dan menangi e-voucher senilai total Rp3 juta. Isi surveinya sekarang di kum.pr/surveinews
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020