Polisi Harus Berani Usut Audi Pakai Pelat Spripim Polda Metro

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mobil sedan Audi seri A6 memakai pelat nopol milik Staf Pribadi Pimpinan Polda Metro Jaya  Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Mobil sedan Audi seri A6 memakai pelat nopol milik Staf Pribadi Pimpinan Polda Metro Jaya Foto: Dok. Istimewa

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Habiburokhman, meminta kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas ihwal kasus tewasnya Selvi Amalia Nuraeni (19) yang disebut polisi ditabrak oleh mobil Audi Seri 6.

"Tentu harus diusut tuntas. Enggak boleh siapa pun, polisi sekali pun, enggak boleh maksa ikut iring-iringan yang sedang berjalan," ujar Habiburokhman kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (31/1).

Habiburrokhman menjelaskan, jika dalam iring-iringan lalu terjadi kecelakaan tetap harus diproses secara hukum karena kelalaian dan mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang.

"Dia dalam iring-iringan resmi harus tetap diproses secara hukum apalagi kalau menyelinap dalam iring-iringan tersebut," ucapnya.

Terkait dengan pelat nomor polisi (nopol) palsu yang dipakai Audi B 1482 QH โ€” yang kemudian dinyatakan nomor itu milik Staf Pribadi Pimpinan (Spripim) Polda Metro Jaya โ€” Habiburokhman menegaskan juga harus diusut secara tuntas.

"Mulai dari [pelat] nomor yang katanya tidak sesuai. Itu semua harus diusut tuntas," tandas doktor hukum dari UNS ini.

Ketua Majelis Kehormatan Partai Gerindra, Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (31/1/2023). Foto: Zamachsyari/kumparan

Temuan Mengejutkan

Temuan-temuan mengejutkan mencuat dalam kasus tewasnya Selvi Amalia Nuraeni (19), mahasiswi semester satu Fakultas Hukum Universitas Suryakancana, Cianjur, pada 20 Januari 2023.

Terbaru, polisi menyebut mobil yang menabrak Selvi adalah Audi Seri 6 yang menggunakan pelat nomor polisi (nopol) palsu B 1482 QH. Nomor palsu itu ternyata merupakan nomor polisi yang terdaftar milik Staf Pribadi Pimpinan (Spripim) Polda Metro Jaya.

Mobil sedan Audi Seri A6 dengan nopol aslinya Foto: Dok. Istimewa

Mobil Audi tersebut sudah diamankan di Mapolres Cianjur. Saat pertama masuk ke Mapolres, nomor polisi mobil tersebut B 1482 QH. Di bagian belakang sebelah kiri mobil tersebut terpasang emblem metalik A12.

Polisi menyebut Audi itu memiliki nopol asli B 999 LS dan merupakan milik seorang karyawan swasta.

Sopir mobil itu Sugeng sudah ditahan. Sugeng mengaku sopir dari Nur dan suaminya Kompol D. Pasangan itu tinggal di apartemen di kawasan elite Kuningan, Jakarta.

Sugeng Guruh Utama (41) sopir mobil Audi jadi tersangka penabrakan. Foto: Dok. Istimewa

Sugeng membantah menabrak Selvi. Dia menyebut ada mobil di belakangan rangkaian yang menabraknya.

Sugeng masuk ke rangkaian polisi yang hendak ke lokasi korban pembunuhan Wowon karena diminta suami Nur.

Sedang Nur mengaku memakai mobil Audi itu karena "dipinjami suaminya". Nur yang juga mengaku istri kedua Kompol D, sudah memakai mobil mahal itu setidaknya tiga kali.

Sementara itu, kabar terbaru Kompol D sudah diperiksa Propam Polda Metro atas dugaan perselingkuhan dengan Nur. Kompol D yang sudah beristri ini ditempatkan khusus (patsus) selama 21 hari.