Polisi Hong Kong Jinakkan Bom Pipa, 4 Orang Ditahan

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polisi anti huru-hara berjaga di distrik Sham Shui Po, Hong Kong. Foto: REUTERS/Athit Perawongmetha
zoom-in-whitePerbesar
Polisi anti huru-hara berjaga di distrik Sham Shui Po, Hong Kong. Foto: REUTERS/Athit Perawongmetha

Kepolisian Hong Kong menjinakkan sebuah bom pipa. Mereka juga menangkap empat orang yang diduga memproduksi bahan peledak.

Penangkapan dilakukan dalam penggerebakan sebuah apartemen. Di tempat itu, kepolisian menemukan sejumlah benda yang terkait demo besar, seperti topeng dan peralatan lainnya.

Sementara itu, bom yang ditemukan sepanjang 20 cm dan seberat 680 gram. Empat orang yang diamankan berusia 20-29 tahun.

Sejumlah Polisi anti huru hara berjaga pada saat aksi "Menolak Lupa" di Hong Kong, China, Minggu (1/12). Foto: REUTERS/Marko Djurica

Pejabat kepolisian Hong Kong, Chan Thin-chu, menyebut seluruh orang yang ditangkap ikut serta dalam demo besar di Hong Kong. Unjuk rasa anti-Beijing telah berlangsung lebih dari tujuh bulan.

"Bila bom dilemparkan ke mobil, maka seluruh orang yang ada di dalam kendaraan pasti akan mati," kata Chan, seperti dikutip Reuters, Rabu (15/1).

Seorang demonstran melarikan diri dari polisi anti huru hara saat protes terhadap kekerasan polisi saat demo sebelumnya, di dekat Kantor Penghubung China, Hong Kong Foto: REUTERS/Edgar Su

Tiga dari empat orang yang ditangkap merupakan pelajar. Seluruh pelaku, juga akan didakwa ikut dalam demo ilegal pada tahun baru lalu.

Demo di Hong Kong telah berlangsung sejak Juli lalu. Unjuk rasa yang awalnya untuk menentang RUU Ekstradisi kini telah berubah menjadi aksi anti-Beijing.

Demo di Hong Kong sendiri berulang kali berujung kericuhan. Akibatnya, 2.600 orang terluka dan dua lainnya tewas.