Polisi Imbau Warga Tak Ambil Foto Gunung Gede Pangrango dari Flyover Kemayoran

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Foto penampakan Gunung Gede Pangrango di kawasan Kemayoran sesudah diedit. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Foto penampakan Gunung Gede Pangrango di kawasan Kemayoran sesudah diedit. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Foto pemandangan Gunung Gede Pangrango milik fotografer Ari Wibisono yang diunggah Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menuai kontroversi. Sejumlah pihak menyebut foto tersebut merupakan tempelan.

Meski begitu, Ari memberi penjelasan, foto tersebut bukan merupakan tempelan. Menurutnya foto itu diambil dari flyover HBR Motik Kemayoran, Jakarta Pusat.

Hasil gambar yang diperoleh Ari membuat warga mencoba mengikuti untuk mengambil foto di atas flyover HBR Motik Kemayoran. Tapi sayangnya, aksi warga ini bisa menimbulkan masalah baru karena membahayakan diri sendiri.

Gunung Gede Pangrango terlihat dari Apartemen Green Pramuka. Foto: Feby Dwi Sutianto/kumparan

Terkait hal ini, polisi meminta warga tak berhenti di atas flyover Kemayoran. Selain membahayakan diri sendiri, ini juga bisa mengganggu pengguna jalan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi melalui Humas Metro Jakarta Pusat mengimbau gara warga tidak lagi berhenti di atas flyover untuk foto-foto.

"Polres Metro Jakarta Pusat, selama ini sudah melaksanakan sosialisasi terkait dengan bahaya di atas jembatan tersebut, dan juga 3 pilar sudah mengimbau tanpa bosan-bosan melaksanakan patroli baik patroli polsek dan polres, patroli 3 pilar, dan patroli prokes dari jajaran Polres Metro Jakarta Pusat untuk mengimbau agar tidak ada lagi warga yang berhenti di atas Flyover Kemayoran untuk foto-foto karena hal tersebut sangat membahayakan," kata dia saat dihubungi, Jumat (19/2).

embed from external kumparan

Sementara itu dihubungi secara terpisah, Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Lilik Sumardi menyebut pihaknya langsung melakukan patroli. Hingga Jumat (19/2) siang pihaknya belum menemukan warga yang berfoto di atas flyover Kemayoran.

"Imbauan khusus tidak ada. Disarankan untuk pemakai jalan janganlah berhenti di atas flyover apa lagi foto-foto karena membahayakan diri sendiri dan orang lain karena bisa menimbulkan laka lantas," kata Lilik.

"Ini tadi kami cek sudah tidak ada. Kurang kerjaan aja itu orang yang foto-foto (di atas flyover)," jelasnya.