Polisi Kantongi Rekaman CCTV saat Insiden Penembakan di Exit Tol Bintaro

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi penembakan. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penembakan. Foto: Shutterstock

Polres Jakarta Selatan telah memiliki rekaman CCTV di lokasi penembakan yang dialami dua orang korban di Tol Lingkar Luar Jakarta yakni di Exit Tol Bintaro Jakarta Selatan, Jumat (26/11).

"Kami sudah memperoleh beberapa informasi, rekaman CCTV, dan identitas dari kendaraan yang dipakai pelaku. Benar terjadi, ini masih dalam proses penyelidikan. Kami tidak akan buka sebelum jelas," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Polisi Azis Andrianysah dalam keterangannya, seperti dilansir Antara, Sabtu (27/11).

Azis mengatakan, dua korban penembakan yang diduga dilakukan orang tidak dikenal itu masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Kramat Jati Jakarta. Keduanya sempat dirawat di Rumah Sakit Pelni Jakarta Barat.

Azis menegaskan, polisi memerlukan bukti pendukung yang kuat untuk mengungkap fakta di balik peristiwa itu.

"Harus ada bukti pendukung lain yang perlu diperiksa laboratorium forensik dan keterangan ahli," kata dia.

Azis mengatakan, pihaknya mendapat laporan adanya peristiwa penembakan, setelah Polsek Palmerah mendapat informasi dari RS Pelni. Ketika itu ada laporan beberapa orang mendatangi rumah sakit tersebut dengan kondisi luka tembak di bagian tubuhnya.

Polisi langsung mendatangi rumah sakit itu dan memastikan kebenaran informasi itu.

"Dari situ kita memperoleh konfirmasi bahwa yang luka dua orang. Satu orang sehat. Orang yang sehat itu kita interogasi untuk diketahui ceritanya dan di mana terjadinya peristiwa penembakan," katanya.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ridwan, mengatakan peristiwa penembakan itu terjadi pada Jumat (26/11) sekitar pukul 19.00 WIB. Pelaku masih dalam pencarian polisi.

"Dua orang korban penembakan, mengalami luka tembak, tapi tidak meninggal dunia. Korbannya selamat," kata Ridwan.

Ridwan belum bisa menjelaskan dengan rinci kronologi dari aksi penembakan tersebut. Pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa beberapa saksi hingga memeriksa tempat kejadian perkara.