kumparan
12 November 2019 17:53

Polisi Kesulitan Ungkap Identitas Mayat dalam Koper di Bogor

PTR, Penemuan mayat dalam koper di Kabupaten Bogor
Penemuan mayat dalam koper di Kabupaten Bogor. Foto: Dok. Istimewa
Polres Bogor kesulitan mengungkap identitas mayat dalam koper yang ditemukan di hutan pinus Gunung Singa, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Bahkan sampai saat ini, polisi belum membuat sketsa wajah mayat dalam koper itu.
ADVERTISEMENT
"Sketsa belum ada. Reskrim masih dalami keterangan-keterangan saksi," kata Kasubag Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspitalena, ketika dikonfirmasi wartawan, Selasa (12/11).
Ita menyebut, saat ini institusinya selain masih mendalami keterangan dari para saksi, juga menyebar ciri-ciri korban melalui media sosial dan WhatsApp group.
"Kondisi wajah korban juga kan sudah tidak bisa dikenali, karena sudah membengkak. Sejauh ini Polres Bogor masih lakukan penyidikan, masih cari identitas korban," kata Ita.
lokasi penemuan mayat dalam koper di Bogor
Warga melihat lokasi penemuan mayat dalam koper di Bogor. Foto: kumparan
Sekedar diketahui, upaya untuk mengungkap identitas korban mayat dalam koper telah dilakukan menggunakan sistem pelacakan e-KTP. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.
"Memang saat ini untuk mayat atau jenazah ini belum diketahui identitasnya. Termasuk kita coba ke e-KTP juga kita konfirmasi juga ke alat ini belum muncul (identitas korban). Sehingga masih perlu adanya pendalaman lebih lanjut," kata Wakapolres Bogor, Kompol Didik Purwanto, ketika dikonfirmasi wartawan.
ADVERTISEMENT
Meski demikian, kata Didik, Satreskrim Polres Bogor dan Polsek Nanggung terus berusaha menyelidiki identitas korban maupun pelaku.
"Ini yang saat ini sementara yang sudah dilakukan. Dan saat ini dari pihak Reskrim baik Polres maupun Polsek masih melakukan pendalaman," kata Didik.
"Dan melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi lagi. Mudah-mudahan ada titik temu atau titik terang siapa mayat ini maupun pelakunya karena ada indikasi kekerasan," lanjut Didik.
Dari hasil telaah terhadap mayat tersebut, korban merupakan seorang pria dengan usia sekitar 40 tahunan dan memiliki tinggi badan 143 centimeter. Korban memiliki beberapa bekas jahitan pada bagian bawah kaki sebelah kanan dan beberapa jahitan di bagian perut seluas 4 cm x 6 cm.
Sampai saat ini, jasad pria tersebut masih berada di ruang forensik RS Polri Kramat Jati. Pihak kepolisian meminta masyarakat agar melapor jika mengetahui atau mengenali korban dengan ciri-ciri yang sudah disebar.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan