Polisi Lacak Pembobol Rekening Ilham Bintang, Sebagian Tak di Jakarta

Polisi telah menaikkan kasus pembobolan rekening milik wartawan senior sekaligus pendiri Cek dan Ricek, Ilham Bintang, menjadi penyidikan. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan polisi telah mengidentifikasi para pelaku.
"Ilham Bintang sementara sudah naik penyidikan. Kita sedang mengejar para pelaku. Ini masih kita lakukan pengejaran dan sudah ada beberapa kita identifikasi," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (4/2).
Yusri tidak menyebut berapa jumlah pelaku pembobolan rekening tersebut. Ia hanya mengatakan pelaku berada di luar Jakarta.
"Mudah-mudahan hari ini atau besok kita bisa umumkan, karena memang pelakunya sebagian besar tidak ada di Jakarta," kata Yusri.
Kasus ini berawal saat Ilham Bintang mencurigai ada seorang pria yang mengaku sebagai dirinya dengan mendatangi gerai Indosat di Bintaro Jaya Xchange.
Pria yang belum diketahui identitasnya itu meminta mengganti nomor milik Ilham, yang dipenuhi oleh petugas di gerai Indosat tersebut. Informasi ini ia peroleh dari VIP Customer Care Indosat bernama Shavira.
Pembajakan nomor ini ternyata berbuntut pada masalah lain. Rekening Commonwealth Bank dan BNI milik Ilham dibobol, dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
Dalam kasus ini, Indosat Ooredoo kecolongan ketika ada seseorang mengatasnamakan Ilham Bintang, datang ke gerai Indosat di Bintaro Jaya XChange untuk melakukan pergantian SIM card yang rusak.
Orang tersebut membawa KTP palsu atas nama Ilham Bintang dan petugas Indosat tidak melakukan verifikasi data dengan baik, sehingga penjahat tersebut mendapatkan kartu SIM dengan nomor seluler Ilham Bintang.
Polisi telah memeriksa sejumlah pihak terkait kasus tersebut, diantaranya pihak Bank Commonwealth dan BNI. Selain itu juga pihak provider.
