Polisi: Remaja 15 Tahun Pembunuh Bocah di Jakpus Terinspirasi Film

Polsek Tamansari kaget saat seorang remaja berusia 15 tahun berinisial NF menyerahkan diri ke polisi dan mengaku telah membunuh anak tetangganya yang masih berusia 5 tahun di Sawah Besar, Jakarta Pusat. NF mengaku sadar saat membunuh bocah tersebut.
Setelah mendengar semua keterangan pelaku, polisi lalu menyerahkan pelaku ke Polsek Sawah Besar karena lokasi kejadian ada di sana.
Polisi juga menemukan fakta bahwa NF mengaku terinspirasi film hingga memiliki niat untuk membunuh seseorang.
"Tersangka melakukan dengan kesadaran, dan dia terinspirasi, kalau berdasarkan tadi kita wawancara dia tadi, terinspirasi oleh film," kata Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Pol Heru Novianto, di lokasi kejadian, Jumat (6/3).
Heru mengatakan, korban dibunuh dengan cara dibenamkan di bak mandi rumah NF. Caranya, korban dipancing untuk mengambil mainan yang terletak di dalam bak mandi.
Setelah korban tewas, NF sempat kebingungan membuang mayat bocah tersebut. Sehingga ia simpan di lemari kamarnya yang berada di lantai 2. Keesokan paginya, NF masih kebingungan membuang mayat korban.
"Akhirnya dia berangkat ke sekolah pakai seragam. Tapi di tengah jalan dia tidak sekolah dan berganti pakaian preman (pakaian biasa) yang sudah disiapkan. Dan pada saat itu dia melaporkan diri, 'saya telah melakukan pembunuhan", kata Heru menirukan pengakuan NF.
Karena lokasi pembunuhan berada di kawasan Sawah Besar, maka pihak Polsek Sawah Besar yang mendatangi TKP.
Selain terinspirasi film, saat penggeledahan TKP, polisi juga menemukan gambar yang dibuat NF. Dalam gambar itu terlihat sesosok perempuan dalam kondisi terikat dilengkapi tulisan, Keep Calm And Give Me Torture.
"Tentunya ini akan menjadi bahan-bahan yang akan kami kumpulkan dari TKP untuk bisa kami beri dan dikaji oleh ahli kejiwaan," tutup Heru.
