Polisi Selidiki Video Diduga Kepala dan Ekor Tikus dalam Mi Ayam di Palopo

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Viral, Kepala dan Ekor Tikus Ditemukan Dalam Mie Ayam di Warung Makan di Palopo, Sulsel. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Viral, Kepala dan Ekor Tikus Ditemukan Dalam Mie Ayam di Warung Makan di Palopo, Sulsel. Foto: Dok. Istimewa

Kepolisian dari Polsek Wara, Kota Palopo, Sulsel, menyelidiki kasus mi ayam viral di Kota Palopo, Jumat (20/8).

Polisi turun tangan menyelidiki informasi mengenai adanya kepala hewan mirip tikus yang ditemukan dalam mie ayam yang dimakan salah seorang warga di salah satu warung makan di Kota Palopo.

Dalam rekaman video itu pembeli memperlihatkan potongan bagian tubuh seperti ekor tikus yang ditemukan dalam mie ayam.

“Kami masih melakukan penyelidikan, viralnya mi ayam yang dicampur kepala dan ekor tikus tersebut,” Kata, IPDA Andi Akbar kepada kumparan Jumat siang (20/8).

Viral, Kepala dan Ekor Tikus Ditemukan Dalam Mie Ayam di Warung Makan di Palopo, Sulsel. Foto: Dok. Istimewa

Pihak kepolisian dan instansi diminta untuk cepat menangangi kejadian viral ini. Apalagi, foto dan video mi ayam diduga bercampur ekor dan kepala tikus ini sudah menjadi konsumsi publik karena beredar luas di media sosial.

Sementara itu netizen yang menyaksikan video dan foto mi ayam ini, banyak menduga adanya persaingan usaha untuk menjatuhkan usaha mi ayam tersebut. Sebab, selama ini usaha mi ayam ini sangat ramai dan harga murah.

“Sebaiknya polisi dan instansi terkait turun tangan menyikapi masalah ini supaya tidak ada fitnah,” kata H.Kemal Eden Malinta, salah seorang pengusaha di Kota Palopo.

Ilustrasi mie ayam. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Apa pun hasil penyelidikan polisi, kata dia, harus disampaikan ke publik agar tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

Eden berpendapat, dalam kejadian yang viral ini bisa saja ada unsur sabotase karena persaingan usaha atau unsur lain, Ataupun ada unsur tidak sengaja atau lalai dari pemilik usaha mi ayam itu, termasuk bisa juga ada unsur sengaja.

“Makanya, polisi harus turun tangan supaya publik tidak gaduh, termasuk tidak ada pihak dirugikan,” katanya.

Penjual membantah

Dinas Kesehatan Kota Palopo pun mengunjungi warung mi ayam tersebut.

Kadis Kesehatan Kota Palopo, Taufiq, mengatakan saat meninjau warung mi ayam tersebut, tim Dinkes memantau kondisi dapur termasuk memeriksa bahan mi ayam.

“Tidak ditemukan adanya bahan olahan untuk mi ayam sejenis hewan tikus atau sejenis hewan lainnya,” jelas Taufiq.

Hanya saja, karena kondisi dapur warung mi ayam tersebut kurang bersih dan higienis, tim Dinas Kesehatan meminta pemiliknya agar rajin membersihkan dapurnya.

Sementara itu, pemilik warung mi ayam yang tidak ingin disebut namanya tersebut membantah mi ayam jualannya dicampur hewan sejenis tikus.

Sembari menangis dia mengatakan, selama ini dia mencari rezeki secara halal.

==

embed from external kumparan