Polisi soal Gage di Jakarta Jadi 3 Titik: Kawasan Utama Perkantoran

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polisi mengatur lalu lintas saat penerapan Ganjil Genap di Bundaran Senayan, Jakarta, Kamis (12/8). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Polisi mengatur lalu lintas saat penerapan Ganjil Genap di Bundaran Senayan, Jakarta, Kamis (12/8). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Polda Metro Jaya memastikan akan melanjutkan kebijakan Ganjil Genap sebagai upaya menekan mobilitas warga Jakarta selama PPKM Level 3.

Namun, jumlah lokasinya akan dikurangi dari 8 menjadi 3.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menjelaskan alasan dikurangi titik lokasi penerapan Ganjil Genap di Jakarta.

kumparan post embed

"Mulai tanggal 26 Agustus sampai 30 Agustus kita akan berlakukan jadi 3 kawasan yaitu Sudirman, Thamrin dan kawasan baru Jalan Rasuna Said mulai simpang Mampang-Gatot Subroto sampai dengan simpang Imam Bonjol," kata Sambodo saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Selasa (24/8).

Sejumlah kendaraan melintas saat penerapan Ganjil Genap di Bundaran Senayan, Jakarta, Kamis (12/8). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Menurut Sambodo, tiga kawasan itu merupakan jalur utama perkantoran di Jakarta. Apalagi saat ini perusahaan mulai menerapkan WFO sebesar 50 persen.

"3 kawasan ini adalah 3 kawasan utama perkantoran di Jakarta. Di mana pada masa PPKM Level 3 itu juga masih diberlakukan ketentuan esensial dan kritikal WFH dan WFO ada yang 50 persen dan 100 persen dan sebagainya," kata dia.

"Sehingga kita berpikir untuk sudirman thamrin tetap perlu diterapkan pembatasan kegiatan masyarakat, pembatasan mobilitas dengan metode gage," jelasnya.

***

Saksikan video menarik di bawah ini: