Polisi soal Jalur Sepeda Permanen: Akan Kurangi Kapasitas Jalan, Kita Atur

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Masyarakat menggunakan jalur sepeda di Jalan MH. Thamrin, Jakarta, Minggu (19/7). Foto: Aditya Pradana Putra/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Masyarakat menggunakan jalur sepeda di Jalan MH. Thamrin, Jakarta, Minggu (19/7). Foto: Aditya Pradana Putra/Antara Foto

Pemprov DKI tengah merencanakan mempermanenkan jalur sepeda di kawasan Thamrin hingga Sudirman. Wacana itu mendapat tanggapan dari Ditlantas Polda Metro Jaya.

Salah satu yang disorot ialah kapasitas jalan. Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan keberadaan jalur sepeda permanen tentu akan mengurangi kapasitas jalan.

"Tentu kalau adanya jalur sepeda yang dipermanenkan ini tentu akan juga mengurangi kapasitas jalan. Nah, itu sebenarnya yang harus kita ukur," kata Sambodo kepada wartawan di Jakarta, Kamis (10/9).

embed from external kumparan

Pengurangan kapasitas jalan, kata Sambodo, tidak jadi masalah ketika ganjil genap berlaku. Karena volume lalu lintas menurun apalagi dalam situasi pandemi corona seperti saat ini. Tapi jika kondisi normal, pengurangan kapasitas jalan bisa jadi masalah.

"Kalau kemarin dengan berlakunya ganjil-genap jalur Sudirman-Thamrin kan memang volume lalu lintasnya jauh berkurang di waktu pagi. Jadi adanya jalur sepeda itu tidak terlalu menghambat arus. Tapi kalau nanti ganjil-genap ditiadakan kemudian jalan protokol Sudirman-Thamrin padat kembali," kata Sambodo.

kumparan post embed

Meski begitu, Sambodo belum bisa berbuat apa-apa karena masih wacana. Masukan itu baru bisa disampaikan jika memang benar akan diterapkan.

"Kalau misalnya sudah ada keputusan 'Pak nanti akan dipermanenkan' baru nanti kita bahas. Selama ini kan baru di media saja," kata Sambodo.