Polisi Tangkap Pria Diduga Terlibat Penembakan Konsultan BPKAD di Yahukimo

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polisi tangkap tersangka pembunuhan ASN di Yahukimo. Foto: Dok. Polri
zoom-in-whitePerbesar
Polisi tangkap tersangka pembunuhan ASN di Yahukimo. Foto: Dok. Polri

Tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz dan Polres Yahukimo menangkap pria berinisial NB di kawasan Ruko Blok A dan B, Distrik Dekai, Yahukimo, Papua Pegunungan, Selasa (22/9).

NB diduga merupakan anggota kelompok bersenjata Batalyon Yamue, Kodap XVI Yahukimo pimpinan Kopi Tua Heluka. Polisi juga menemukan tiga butir amunisi kaliber 5,56 mm di dalam noken milik NB saat penangkapan.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan NB ditangkap berdasarkan penyelidikan kasus penembakan di Yahukimo.

“Pada Selasa, 22 September 2026, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo telah mengamankan seorang pria berinisial NB. Yang bersangkutan diamankan berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan terkait dugaan penembakan yang terjadi di wilayah Yahukimo. Saat diamankan, petugas juga menemukan tiga butir amunisi kaliber 5,56 mm,” ujar Yusuf dalam keterangannya, Rabu (23/9).

Polisi tangkap tersangka pembunuhan ASN di Yahukimo. Foto: Dok. Polri

NB kemudian dibawa ke Polres Yahukimo untuk menjalani pemeriksaan. Berdasarkan hasil penyelidikan dan alat bukti, NB ditetapkan sebagai tersangka dalam dua aksi penembakan pada 27 April 2026 di Distrik Dekai.

Dalam salah satu kejadian, mobil Grand Max van putih ditembak di Jembatan Kali Biru, Jalan Kurima. Penembakan itu menewaskan RK, seorang PNS yang bekerja sebagai konsultan BPKAD, akibat luka tembak di bagian leher kiri.

Pada hari yang sama, terjadi penembakan terhadap Toyota Fortuner warna silver di sekitar Jembatan Kali Biru.

Polisi masih mendalami tiga amunisi yang ditemukan saat penangkapan serta kemungkinan keterlibatan NB dalam kasus penembakan lainnya di Yahukimo.

Polisi tangkap tersangka pembunuhan ASN di Yahukimo. Foto: Dok. Polri

Yusuf mengatakan penanganan perkara dilakukan berdasarkan proses hukum.

“Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dalam bertindak dan berbuat berdasarkan proses penegakan hukum, mulai dari penyelidikan, penyidikan hingga penerbitan Daftar Pencarian Orang atau DPO terhadap seseorang sesuai dengan ketentuan hukum,” katanya.

“Yang kami kejar dan kami buru adalah orang-orang yang memang berdasarkan proses hukum diduga terlibat dalam suatu tindak pidana. Hal ini kami lakukan agar penegakan hukum tepat sasaran dan menghindari jatuhnya korban dari masyarakat sipil yang tidak tahu apa-apa dan tidak terlibat dalam tindak pidana,” tegasnya.