Polisi Telah Periksa Ibu ABH Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kabid Humas Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan keterangan terkait pemeriksaan tersangka kasus laporan tuduhan ijazah palsu presiden ke-7 RI Jokowi di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (13/11/2025). Foto: Reno Esnir/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Kabid Humas Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan keterangan terkait pemeriksaan tersangka kasus laporan tuduhan ijazah palsu presiden ke-7 RI Jokowi di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (13/11/2025). Foto: Reno Esnir/ANTARA FOTO

Polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap ibu dari anak berhadapan dengan hukum (ABH) yang meledakkan bom di SMA Negeri 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara.

"Jadi, sudah dilakukan pemeriksaan terhadap ibunya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, kepada wartawan, di Mapolda Metro Jaya, Senin (8/12).

Namun ia Budi tak membeberkan lebih lanjut mengenai hasil pemeriksaan, termasuk kapan pemeriksaan itu dilakukan penyidik.

"Ini kan kita juga harus melihat ibunya kondisi bekerja, kita masih melakukan tempo waktu yang tepat," ucap dia.

"Makanya nanti kami dalami oleh penyidik pada ibunya," imbuhnya.

Barang bukti kasus ledakan di SMAN 72 Jakarta pada Konferensi Pers Polda Metro Jaya, Selasa (11/11/2025). Foto: Rinddy Seftyan/kumparan

Ledakan bom terjadi di SMAN 72 Jakarta pada Jumat (7/11) lalu. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun 96 orang mengalami luka, mulai dari tingkat ringan hingga berat.

Ada total tujuh bom yang dibawa oleh pelaku dan hendak diledakkan di sekolah. Tapi, empat bom yang meledak, sedangkan sisanya berhasil diamankan oleh polisi.

Empat bom itu meledak di dalam masjid dan taman baca yang letaknya dekat dengan bank sampah. Untuk bom yang diledakkan di masjid, pelaku menggunakan remote sebagai alat pemantiknya.

Sementara itu, bom yang diledakkan di taman baca dan sampah di pabrik menggunakan sumbu.

Setelah ledakan, pelaku mengalami luka serius. Dia sempat dibawa ke RS Islam Cempaka Putih. Lalu, dia dirujuk ke RS Polri untuk menjalani perawatan intensif.