Polisi Terjunkan Tim Selidiki Penyebab Kebakaran Pabrik Dua Kelinci di Pati

23 November 2021 16:21
·
waktu baca 1 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Polisi Terjunkan Tim Selidiki Penyebab Kebakaran Pabrik Dua Kelinci di Pati (35542)
searchPerbesar
Petugas pemadam kebakaran saat memadamkan api yang membakar pabrik kacang dua kelinci Pati, Jawa Tengah, Selasa (23/11). Foto: Polsek Margorejo
Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran hebat yang melanda pabrik PT Dua Kelinci, Pati, pada Selasa (23/11) sekitar pukul 11.20 siang.
ADVERTISEMENT
"Untuk penyebab masih dalam penyelidikan. Untuk tim INAFIS Polres Pati sudah berada di lokasi," ujar Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol M Iqbal Alqudusy, Selasa (23/11).
Namun, pihaknya menduga api pertama kali berasal dari dalam gedung tepatnya ruang pengovenan kacang garing.
"Kemudian dilakukan pemadaman dengan satu unit kendaraan pemadam, namun api belum juga padam dan semakin membesar serta merambat ke bagian gedung lain," kata Iqbal.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Ia menambahkan, api dapat dijinakkan selang 2,5 jam usai sembilan unit kendaraan pemadam kebakaran dan delapan unit kendaraan tangki air dikerahkan.
"Berdasarkan laporan, sejauh ini korban jiwa nihil dan kerugian materiil belum dapat ditaksir," kata Iqbal.
Ia mengimbau agar masyarakat tidak mendekati lokasi kebakaran agar penyelidikan dapat dilakukan lebih cepat.
ADVERTISEMENT
"Kami berharap masyarakat tenang dan tidak berkerumun di lokasi untuk mempercepat upaya pemadaman," kata Iqbal.
Dua Kelinci berdiri tahun 1972 di Pati dengan memproduksi aneka camilan kacang dan minuman. Produk perusahaan dijual di dalam dan luar negeri.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020