News
·
29 April 2021 20:52

Polisi Ungkap Cara 5 Tersangka Pegawai Kimia Farma olah Rapid Antigen Bekas

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Polisi Ungkap Cara 5 Tersangka Pegawai Kimia Farma olah Rapid Antigen Bekas (441476)
searchPerbesar
Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Panca Putra saat memaparkan kasus rapid test bekas Kimia Farma di Bandara Kualanamu. Foto: Rahmat Utomo/kumparan
Polisi terus mengusut kasus penggunaan alat rapid test antigen bekas yang dilakukan oleh oknum pegawai PT Kimia Farma Diagnostik di Bandara Kualanamu.
ADVERTISEMENT
Sejauh ini lima orang karyawan PT Kimia Farma telah ditetapkan sebagai tersangka.
Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Panca RZ Putra Simanjuntak, mengatakan penetapan tersangka ini karena pelaku mendaur ulang penggunaan cotton buds swab antigen.
“Para pelaku yang diungkap ini mereka memproduksi, mendaur ulang stik yang digunakan sebagai alat untuk melakukan tes swab antigen,” kata Panca.
Polisi Ungkap Cara 5 Tersangka Pegawai Kimia Farma olah Rapid Antigen Bekas (441477)
searchPerbesar
Para tersangka kasus rapid test bekas antigen Kimia Farma di Bandara Kualanamu. Foto: Rahmat Utomo/kumparan
Panca menjelaskan, stik yang telah digunakan para pelaku dicuci kembali dikumpulkan dan dibersihkan dengan cara mereka sendiri.
“Kemudian dikemas kembali dan digunakan oleh para pelaku untuk melakukan tes swab di Bandara Kualanamu,” jelas dia.
Panca membeberkan inisial lima tersangka yakni PM (45), SR (19), DJ (20), M (30) dan R (21). Mereka terdiri dari karyawan tetap dan pekerja harian lepas di PT Kimia Farma. Mereka juga memiliki peran masing-masing.
ADVERTISEMENT
“PM merupakan Bisnis Manager Laboratorium Kimia Farma Medan dia berperan sebagai penanggungjawab laboratorium dan yang menyuruh melakukan penggunaan cotton buds (stik) swab antigen bekas,” ujar Panca.
Selanjutnya SR berperan sebagai pengangkut stik antigen bekas dari KNIA laboratorium Kimia Farma.
“Dia membawa cotton buds swab antigen bekas yang sudah diolah dan dikemas ulang dari Laboratorium Kimia Farma ke KNIA,”ungkap Panca
Lalu DJ, berperan mendaur ulang stik swab antigen bekas agar terlihat seperti baru. Kemudian peran M adalah bekerja di bagian admin laboratorium Kimia Farma.
“Dia berperan yang melaporkan hasil swab ke pusat,” tambah Panca.
Polisi Ungkap Cara 5 Tersangka Pegawai Kimia Farma olah Rapid Antigen Bekas (441478)
searchPerbesar
Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Panca Putra saat memaparkan kasus rapid test bekas Kimia Farma di Bandara Kualanamu. Foto: Rahmat Utomo/kumparan
Terakhir, peran daru R adalah mengurus hasil swab test antigen di posko pelayanan pemeriksaan COVID-19 Kimia Farma Bandara Kualanamu.
ADVERTISEMENT
Lima tersangka itu dijerat pasal berlapis yakni Pasal 98 ayat (3) Jo Pasal 196 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun.
Lalu Pasal 8 huruf (b), (d) dan (e) Jo pasal 62 ayat (1) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.
“Ketentuan Perundang-undangan dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda Rp 2 Miliar,” ujar Panca.
***
Saksikan video menarik di bawah ini: