Polisi yang Dikeroyok Geng Motor saat Balap Liar Sudah Membaik

9 Juli 2021 17:41
·
waktu baca 1 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Polisi yang Dikeroyok Geng Motor saat Balap Liar Sudah Membaik (29559)
searchPerbesar
Ilustrasi pengeroyokan. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan
Iptu Suwardi dikeroyok beberapa orang anggota geng motor yang melakukan balap liar di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (8/7) dini hari.
ADVERTISEMENT
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Azis Andriansyah, mengatakan kondisi Iptu Suwardi yang sebentar lagi akan pensiun tersebut saat ini sudah membaik, meski ada beberapa memar di tubuhnya.
"Lumayan membaik, sudah di cek-cek ada memar di beberapa bagian dan kepala masih pusing sehingga perlu istirahat cukup. Yang bersangkutan usianya senior, sebentar lagi pensiun,” ujar Azis dalam keterangannya, Jumat (9/7).
Azis kembali menjelaskan awal mula terjadinya pengeroyokan ini. Pihaknya menerima laporan adanya kerumunan balap liar di sekitar Cilandak. Kebetulan saat itu Iptu Suwardi yang sedang bertugas.
“Diawali subuh Kamis, lalu kami kepolisian dapat informasi ada kerumunan dan balap liar di sekitar Cilandak. Korban Iptu Suwardi, yang bersangkutan saat itu melaksanakan tugas dan lokasinya tidak jauh dari TKP. Dia melakukan respons dari informasi masyarakat dan mendatangi lokasi adanya kerumunan dan balap liar,” jelasnya.
Polisi yang Dikeroyok Geng Motor saat Balap Liar Sudah Membaik (29560)
searchPerbesar
Tampang anggota geng motor yang keroyok polisi saat balap liar dibubarkan. Foto: Dok. Istimewa
Namun sesampainya di sana, ia malah dikeroyok saat menyampaikan imbauan agar para pelaku tak berkerumun, karena saat ini masih dalam masa PPKM Darurat. Sampai akhirnya polisi dalam jumlah yang lebih besar datang dan mereka lari kocar-kacir.
ADVERTISEMENT
Saat ini sedikitnya sudah 6 orang anggota geng motor yang ditangkap. Mereka terdiri dari perempuan dan laki-laki.
Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 170 KUHP Tentang Pengeroyokan, dengan ancaman hukuman maksimal 8 tahun penjara. Saat ini mereka telah mendekam di tahanan Polres Metro Jakarta Selatan.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020