Politikus PKS: Harus Lockdown di Jabodetabek 2 Pekan untuk Setop COVID-19

Dalam penerapan periode pertama, Presiden Jokowi menilai PPKM Jawa-Bali tak efektif untuk menekan laju penularan COVID-19. Wagub DKI, Ahmad Riza Patria juga sepakat dengan efektivitas PPKM yang belum membuahkan hasil.
Anggota Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz menilai, perlu ada langkah yang lebih tegas untuk bisa membendung kasus COVID-19, khususnya di Jakarta. Dia mengusulkan adanya pembatasan ketat di RT se-Jabodetabek.
"(Pembatasan) per wilayah RT se-Jabodetabek. Kalau Jakarta saja kurang efektif," ujar Aziz, Rabu (3/2).
Menurutnya pembatasan ketat ini harus dilakukan setidaknya selama 2 pekan.
"Saya kira perlu untuk 2 pekan lockdown agar penularan melambat dan RS tidak over kapasitas," tuturnya.
Sebelumnya, Wagub DKI Ahmad Riza Patri mengatakan, PPKM menjadi tak efektif karena imbas libur panjang akhir tahun. Juga rasa jenuh masyarakat yang akhirnya melanggar aturan atau pembatasan yang dilakukan pemerintah.
"Perkembangan COVID di DKI Jakarta sebagaimana disampaikan Pak Jokowi dalam PPKM kedua memang hasilnya belum memuaskan," kata Riza kepada wartawan, Selasa (2/2).
