Polling kumparan: Memilah Sampah hingga Menanam Pohon Jadi Aksi Sadar Lingkungan
·waktu baca 2 menit

Sebanyak 33,91 persen atau 332 pembaca kumparan paling sering memilah sampah sebagai upaya sadar lingkungan. Angka ini merupakan hasil polling kumparan yang dilakukan pada 8 sampai 15 Juli 2025.
Total ada sebanyak 979 responden yang menjawab polling ini. Sementara, terdapat 31,66 persen atau 310 pembaca mengaku paling sering menanam pohon sebagai upaya sadar lingkungan.
Sebanyak 17,06 persen atau 167 responden mengaku paling suka menggunakan tumblr. Kemudian, 14,2 persen atau 139 responden mengaku paling sering tidak pakai kantong plastik sebagai upayanya dalam sadar lingkungan. Sementara itu, 3,17 persen sisanya atau setara dengan 31 responden mengaku lebih sering membersihkan sungai.
Seperti yang kita ketahui, isu sadar menjaga lingkungan semakin masif digaungkan di tengah masyarakat. Ajakan cinta lingkungan seperti menanam pohon kembali, memilah sampah anorganik dan organik, membersihkan sebuah lingkungan dari tumpukan sampah, hingga mengurangi produk plastik sekali pakai dengan menggunakan tumbler dan totebag.
Seperti aksi bebersih sampah sungai atau pantai yang dilakukan oleh Pandawara Group. Sekumpulan orang pegiat cinta lingkungan tersebut juga pernah mengajak masyarakat sekitar untuk membersihkan pantai Pantai Teluk -pernah mereka nobatkan sebagai pantai terkotor di Indonesia- di Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Mei 2023 lalu.
Sayangnya, sekitar setahun kemudian atau pada April 2024, tumpukan sampah di Pantai Teluk yang sudah dibersihkan Pandawara Group bersama masyarakat sekitar dan pemerintah sudah kotor kembali. Sampahnya pun beragam mulai dari plastik, kasur, kain-kain bekas hingga kayu.
Kemudian, banyak beredar juga di media sosial tentang ajakan kurangi sampah sekali pakai, seperti plastik kresek atau botol minum sekali pakai. Kampanye yang beredar saat ini, seperti mengajak kita untuk menggunakan totebag ketika berbelanja atau membawa tumbler ketika bepergian.
Ajakan mengurangi sampah sekali pakai ini sampai membuat minat pembelian tumbler lucu dan unik meningkat sampai banyak brand menjual dengan harga tinggi. Selain itu, ajakan ini juga membuat berbagai perusahaan makanan dan minuman juga mengeluarkan merchandise berupa tumbler, wadah makan, sampai totebag berlogo perusahaan tersebut.
Selain itu, gerakan menanam pohon juga masif dilakukan mulai dari komunitas sampai pemerintah. Ajakan menanam pohon ini juga sampai dibuat peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia setiap tanggal 28 November. Peringatan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat tentang pentingnya pohon bagi kehidupan dan lingkungan, serta mendorong upaya penghijauan dan pelestarian alam.
