Polling: Menhaj Wacanakan Sistem 'War Tiket' untuk Berangkat Haji, Kamu Setuju?

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

Jamaah haji dari berbagai negara melakukan Tawaf di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Minggu (15/6/2025). Foto: Andika Wahyu/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Jamaah haji dari berbagai negara melakukan Tawaf di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Minggu (15/6/2025). Foto: Andika Wahyu/ANTARA FOTO

Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf alias Gus Irfan, melemparkan wacana naik haji dengan sistem 'war tiket', bukan sistem antrean (waiting list) seperti yang berjalan saat ini.

Wacana itu disampaikan Gus Irfan dalam Pembukaan Rakernas Konsolidasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 H/2026 M, Rabu (8/4).

Hadir dalam kesempatan itu antara lain Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak, Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Fadlul Imansyah, dan Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang.

“Jujur, ketika kita bicara tentang antrean, pemikiran kami di Kementerian Haji —terutama pemikiran dari Wamen saya yang sangat progresif itu —muncul apakah perlu antrean yang begitu lama, apakah tidak perlu dipikirkan bagaimana kita kembali ke zaman-zaman sebelum ada BPKH?” ujar Gus Irfan dikutip dari akun Kemenhaj, Kamis (9/4).

Lantas, apakah kamu setuju dengan wacana naik haji dengan sistem 'war tiket'? Sampaikan jawabanmu dalam polling kumparan di bawah ini. Berikan juga pendapatmu dalam kolom komentar.

Menhaj Wacanakan Sistem 'War Tiket' untuk Berangkat Haji, Kamu Setuju?

  • Setuju
    28.45%
  • Tidak setuju
    71.55%

485 Pemilih · Polling telah berakhir