Polling: Prajurit TNI Kecam Effendi Simbolon, Apa Wajar?

15 September 2022 20:56
·
waktu baca 1 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Dandim beserta Anggota Kodim Cilegon marah atas pernyataan Anggota Komisi 1 DPR Effendi Simbolon terkait TNI. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Dandim beserta Anggota Kodim Cilegon marah atas pernyataan Anggota Komisi 1 DPR Effendi Simbolon terkait TNI. Foto: Dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
Pernyataan anggota DPR RI Effendi Simbolon menuai polemik. Politikus PDIP itu menyebut TNI sebagai gerombolan mirip ormas di Rapat Kerja DPR bersama TNI pada 5 September lalu.
ADVERTISEMENT
Pernyataan Effendi itu pun rupanya memicu kecaman dari prajurit TNI AD. Sejumlah video para prajurit yang tak terima TNI disebut gerombolan pun viral di media sosial sejak Senin (12/9).
Menyikapi hal tersebut, Effendi akhirnya meminta maaf atas pernyataannya. Sementara itu, Dudung juga sudah memaafkan Effendi. Dudung pun meminta jajarannya agar tak membahas hal tersebut.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Saya sampaikan bahwa permintaan maaf pak Effendi tadi dengan lapang dada TNI AD menerimanya," kata Dudung di Jakarta, Kamis (15/9).
Meski begitu, Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan mengecam tindakan Dudung yang dinilai bertentangan dengan demokrasi. Terlebih Dudung yang menginstruksikan jajarannya untuk memprotes Effendi.
Lantas, bagaimana menurutmu? Apakah reaksi prajurit TNI atas penyataan Effendi itu wajar?
ADVERTISEMENT
Sampaikan pandanganmu dalam polling kumparan di bawah. Jangan lupa juga untuk berikan pendapatmu di kolom komentar.
Prajurit TNI Kecam Effendi Simbolon, Apa Wajar?
Wajar
48.17%
Tidak, Itu Intimidasi
51.83%
1935 Pemilih · Polling telah berakhir
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020