Polri Bicara Temuan TGIPF soal Irjen Sudjarno Tekan AKBP Ferli Tak Ubah Jadwal

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo bersiap memberikan keterangan pers tentang pemeriksaan tersangka Putri Candrawathi dalam kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
zoom-in-whitePerbesar
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo bersiap memberikan keterangan pers tentang pemeriksaan tersangka Putri Candrawathi dalam kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Polri merespons hasil temuan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) soal adanya tekanan yang diberikan Direktur Operasional PT LIB, Irjen (Purn) Sudjarno, kepada mantan Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat.

Sudjarno disebut memberikan tekanan kepada AKBP Ferli agar laga Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan tetap digelar pada pukul 20.00 WIB. Padahal Ferli telah merekomendasikan untuk memajukan jadwal pertandingan menjadi pukul 15.30 WIB dengan alasan keamanan.

Menanggapi hal itu, Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, pihaknya hingga saat ini masih terus melakukan penyidikan dan pengembangan kasus itu. Dia pun belum dapat berkomentar banyak soal hal itu.

"Nunggu dari tim penyidik aja," kata Dedi saat dihubungi, Rabu (19/10).

kumparan post embed

Dalam laporan TGIPF dikutip Selasa (18/10), Direktur Programming PT Indosiar VIsual Mandiri Harsiwi Achmad mengungkapkan bahwa soal jadwal pertandingan sepenuhnya dipegang PT LIB sebagai operator liga.

Pada saat menjadwalkan dengan PT LIB pada awal tahun/awal season Indosiar sudah melakukan diskusi dengan PT LIB di mana, PT LIB pada awalnya membuatkan draft jadwal selama setahun, lalu draft tersebut dikirimkan kepada Indosiar untuk didiskusikan bersama.

Namun memang dalam perjalanan terdapat perubahan, dikarenakan persoalan klub belum memiliki kesiapan/tidak mendapatkan izin keamanan. Pada saat koordinasi PT LIB akan datang ke Indosiar untuk mendiskusikan lagi, biasanya diskusi ulang ini dilakukan tiap minggu.

Normalnya, Indosiar meminta pertandingan sesuai jadwal di awal, dan PT LIB akan mendiskusikan lagi, namun keputusan final tetap di PT LIB karena pihak yang paling paham aspek penyelenggaraan. PT LIB akan mengeluarkan surat dan menjadi acuan semua stakeholder termasuk Indosiar.

Direktur Operasional PT LIB, Sudjarno. Foto: Instagram/@ jarno_sudjarno

"Menurut pihak Indosiar, jika PT LIB melimpahkan kesalahan kepada mereka, seluruh stakeholder tentunya juga menginginkan jadwal penayangan sesuai jadwal awal. Namun pada akhirnya keputusan tetap berada pada PT LIB, sebagai pihak yang paling bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan dan memahami situasi kondisi," demikian keterangan di laporan TGIPF.

Jadi meski ada surat dari Polres Malang untuk memindahkan jam tayang, keputusan seutuhnya tetap di PT LIB. Namun berdasarkan keterangan Komnas HAM di laporan TGIPF ternyata ada purnawirawan jenderal yang menekan Kapolres Malang nonaktif AKBP Ferli Hidayat.

"Dir. Ops PT. LIB Irjen. Pol. Sudjarno melakukan tindakan-tindakan yang menekan Kapolres Malang agar pertandingan Arema vs Persebaya tetap dilakukan malam hari," tulis laporan TGIPF.