Polri: Pelaku Bom Bunuh Diri 2 Orang, Naik Motor Matic

kumparanNEWSverified-green

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kadivhumas Polri Irjen Pol Argo Yuwono (tengah) memberikan keterangan pers terkait kasus teroris Jamaah Islamiyah (JI), di kantor Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Senin (28/12). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Kadivhumas Polri Irjen Pol Argo Yuwono (tengah) memberikan keterangan pers terkait kasus teroris Jamaah Islamiyah (JI), di kantor Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Senin (28/12). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO

Polri menyampaikan data terbaru terkait penyelidikan kasus ledakan bom di gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3) pukul 10.30 WITA. Dari pemeriksaan sementara, pelaku bom bunuh diri diduga dua orang.

"2 orang berboncengan menggunakan kendaraan roda 2 jenis matic yang nopol DD 5984 ND ini. Diduga dinaiki oleh 2 orang kemudian terjadi ledakan di depan pintu gerbang gereja Katedral," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono, dalam konferensi pers, Minggu (28/3).

Lokasi ledakan bom di depan Katedral Makassar, Minggu (28/3). Foto: Dok. Istimewa

Argo mengatakan, pelaku yang jumlahnya 2 orang akan memasuki pelataran dan pintu gereja katedral. Saat itu, memang tengah ada misa Palma, rangkaian ibadah Paskah.

"Melihat banyak yang keluar daripada gereja tidak full sesuai dengan prokes separuh dari jemaat yang hadir," tambah dia.

Potongan tubuh diduga pelaku di lokasi ledakan bom di depan Katedral Makassar, Minggu (28/3). Foto: Dok. Istimewa

Lalu, 2 terduga pelaku akan masuk ke dalam gereja. Tapi, langkah mereka terhenti oleh sekuruti gereja.

"Saat itu terjadi ledakan," ungkap dia.

Polisi memang menemukan sejumlah bagian tubuh di sekitar gereja. Tapi, Argo belum bisa memastikan apakah bagian tubuh itu merupakan milik dua pelaku atau hanya satu orang saja.

"Masih kami dalami ya," ucap dia.